Pasca Banjir, Camat Bandarkhalifah Sergai Imbau Warga Waspadai DBD

* Polsek Galang Bersihkan Lingkungan
- Selasa, 12 Desember 2017 11:12 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2017/12/hariansib_Pasca-Banjir--Camat-Bandarkhalifah-Sergai-Imbau-Warga-Waspadai-DBD.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
M Khairi
Sergai (SIB)- Pasca musibah banjir yang melanda ratusan rumah warga di sejumlah desa di-Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Camat Bandarkhalifah M Khairi SSos, mengimbau kepada seluruh warganya agar mewaspadai penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) sebagai dampak dari bencana alam tersebut."Kondisi alam kita sekarang ini sulit diprediksi, walau banjir telah surut, kita harus tetap menjaga kebersihan lingkungan guna menghambat peredaran jentik nyamuk Aedes Aegypti," ujar Khairi kepada SIB, Senin (11/12) di ruang kerjanya.Disebutkan, curah hujan yang masih tinggi hingga saat ini dikhawatirkan dapat menyebabkan jentik nyamuk pemicu DBD semakin meningkat. Untuk menghindari situasi itu, ia meminta warganya memerhatikan lingkungan masing-masing. "Kebersihan lingkungan harus tetap dijaga sehingga dapat meminimalisir bersyukur, peredaran nyamuk," ujar Khairi.Sementara itu, Kepala Puskesmas Bandarkhalifah dr Putri Dewi saat dikonfirmasi SIB melalui telepon selulernya mengatakan, penyebab utama penyebaran penyakit mematikan itu adalah masalah kebersihan lingkungan dan perilaku masyarakat yang kurang memerhatikan nilai-nilai hidup bersih dan sehat. Namun  Putri bersyukur, sejauh ini di Kecamatan Bandarkhalifah belum ada warga yang melapor terkena penyakit DBD. "Pasca bencana banjir, belum ada masyarakat yang terserang DBD, kebanyakan hanya mengeluhkan gatal-gatal. Akan tetapi, saya tetap mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat agar membiasakan pola hidup bersih dan sehat. Dan terpenting tetaplah memberantas sarang nyamuk dengan cara 3 M (menutup, menguras dan mengubur)," imbaunya.  KEBERSIHAN LINGKUNGANSementara itu, mengantisipasi  berjangkitnya wabah DBD yang disebabkan nyamuk aedes aegypti, Polsek Galang Polres Deliserdang melaksanakan kebersihan lingkungan di seputaran Mapolsek. Senin (11/12) pagi.Sebelum melaksanakan kebersihan, Wakapolsek Galang, Iptu Amrin memimpin apel di halaman Mapolsek untuk memberikan pengarahan perkembangan situasi Wilkum (Wilayah Hukum) selama 1x24 jam dan pembagian tugas kebersihan antisipasi DBD di seputaran kantor Polsek Galang.Iptu Amrin mengatakan kepada SIB di kantornya bahwa pembagian tugas dimaksudkan agar seluruh personil dapat menjangkau setiap lingkungan Polsek sehingga tidak ada sudut-sudut yang luput untuk dibersihkan."Kita antisipasi agar warga dan personil tidak terkena DBD, selanjutnya kita telah imbau warga melalui Bhabinkamtibmas agar melakukan kebersihan di lingkungannya untuk memberantas nyamuk aedes aegypti," tegas Iptu Amrin. (C11/C05/c)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

SMP Taman Asuhan Siantar Buka SPMB, Target 128 Siswa Baru

Medan Sekitarnya

Disdik Sumut Anggarkan Rp4,9 M untuk Modernisasi Lift

Medan Sekitarnya

Merdi Sihombing: Ulos Sakral Jangan Dipotong demi Fesyen

Medan Sekitarnya

PSI Siantar Bagi Ratusan Takjil di Tugu Becak BSA

Medan Sekitarnya

Pemko Medan Buka Mudik Gratis, Target 4.000 Peserta

Medan Sekitarnya

Awal 2026, Dinkes Medan Temukan Sekitar 1.680 Kasus TB