Medan (SIB) -Sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat sekaligus menyambut Natal 2017, PDIP Kota Medan membagikan bantuan dan tali asih kepada warga kurang mampu. Pemberian bantuan dan tali asih ini dilaksanakan di 2 gereja yang ada di Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor.Kepada SIB, Ketua Ranting PDIP Kwala Bekala Jusup Ginting, Kamis (21/12) mengatakan kegiatan itu dilaksanakan di Gereja Sidang Jemaat Pentakosta Di Indonesia (GSJPDI) dan Gereja Betel Indonesia (GBI) Sukacita pada Minggu (17/12).Acara itu juga dihadiri Ketua PAC PDIP Medan, Hasyim SE dan sejumlah pengurus lainnya. Bantuan berbentuk Sembako dan sejumlah uang itu, selain kepada warga Kristiani, juga diberikan kepada warga Muslim yang kurang mampu.Disebutkannya, tujuan kegiatan itu agar kader PDIP mampu menolak primordialisme kesukuan di Indonesia. Sikap kecintaan terhadap sesuatu yang berlebihan (primordialisme) sangat berpotensi untuk memecah belah keutuhan NKRI. Hal tersebut jelas bertentangan dengan ideologi Pancasila yang mengandung unsur kebhinekaan."Orang saat ini mulai kembali berbicara soal perbedaan suku, agama dan latar belakang keturunan. Sikap seperti ini yang menyentuh hal sensitif, sehingga memicu perpecahan NKRI. Bahkan ada kasus yang mempermasalahkan tanah, antara warga pribumi dengan warga yang dianggap pendatang," ujarnya seraya menyatakan hal itu harus dibuang jauh-jauh karena PDIP jelas-jelas mengedepankan Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila serta UUD 45. PDIP sudah pasti menjadi garda terdepan menjaga keutuhan NKRI dan berharap masyarakat bisa saling bersatu menjaganya.Hal itu juga sudah ditegaskan Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim SE dalam setiap kesempatan yang menekankan kebersamaan tanpa membedakan suku, agama dan ras. "Dengan tidak ada perbedaan di antara masyarakat, maka NKRI bisa dipertahankan," ujarnya.Selain itu, Jusuf juga menegaskan kegiatan yang dilaksanakan ini sangat baik karena kader PDIP yang muslim juga mau berbagi rezeki kepada umat Kristiani, begitu juga sebaliknya. Alkitab juga menegaskan "Kasihilah sesamamu manusia, seperti engkau mengasihi dirimu sendiri (Mat 22:39). "Hal itulah yang mendorong PDIP juga berbuat bagi sesamanya," ujarnya mengakhiri. (A13/q)