HUT ke-17 BPOM di Medan Meriah

80 Persen Produk Masuk ke Perut Bermasalah, 10 Tahun Baru Jadi Tantangan

- Senin, 26 Februari 2018 11:17 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/02/hariansib_80-Persen-Produk-Masuk-ke-Perut-Bermasalah--10-Tahun-Baru-Jadi-Tantangan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Desra Gurusinga
SOSIALISASI: Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung menggelar sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Kantor Lurah Gaharu Jalan Gaharu Medan, Sabtu (24/2).
Medan (SIB) -Para pelaku usaha atau pengusaha dan UKM diingatkan untuk tidak memproduksi ataupun membuat produk yang berbahaya.Hal itu disampaikan Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Drs Yulius Sacramento Tarigan Apt,  pada acara HUT ke 17 BPOM dengan melaksanakan Gerakan Nasional Waspada Obat dan Makanan Ilegal (GN-WOMI) dan Sosialisasi Penyalahgunaan Obat dan Narkotika, Minggu (25/2) di Medan.Sacramento menegaskan, para pelaku usaha agar tidak produksi yang bermasalah. "Juga pada UKM agar tidak produksi makanan yang bermasalah," tegas Sacramento.Diungkapkannya, semakin marak modus operasional hadirnya produk ilegal artinya belum dievaluasi memenuhi syarat, tidak dikenal siapa yang buat dan bagaimana keamanannya. Hal ini dapat menyebabkan masyarakat yang terkena penyakit kanker leher rahim, kanker payudara dan banyak yang berobat. Dapat menimbulkan penyakit pencernaan, lambung, bahkan pertumbuhan yang tidak normal serta banyaknya masyarakat yang cuci darah di rumah sakit."Analisis kajian ilmiah, 80 persen produk yang masuk ke perut bermasalah, akan menyebabkan penyakit  10 tahun ke depan. Untuk itu Presiden minta pengawas obat dan makanan, benar-benar efektif. Jangan sampai masalah obat, makanan dan narkoba, 10 tahun lagi menjadi tantangan," ujarnya.Dalam acara yang dihadiri BNN Sumut, perwakilan Dinas Kesehatan Sumut, Dinas Kesehatan Medan, pelaku usaha, mahasiswa serta masyarakat. Melalui HUT BPOM ke-17 ini, Sacramento meminta semua komponen bahu-membahu agar masa depan anak-anak ke depan menjadi lebih sehat dan Indonesia yang damai dan sejahtera.Sementara perwakilan BNN Sumut, Drs  T Harianja MM menyampaikan, Presiden menyatakan Indonesia darurat narkoba."Kami berharap, mari kita deteksi dini narkoba dengan tes urine. 14 juta penduduk Sumut dan ranking dua terbanyak pengguna narkoba. Kita sudah antisipasi. Selamatkan penduduk agar bebas dari narkoba. Laporkan sama kami kalau ada transaksi narkoba, pengguna dan yang dicurigai," ujarnya.Perwakilan dari Dinkes Sumut Sri Suryani Purnamawarti berharap semoga kinerja BBPOM semakin baik begitu kerjasamanya dengan Pemprovsu menjadi lebih baik."Sumut salah satu pintu masuk makanan, obat ilegal, narkoba selain pelabuhan resmi. Sepanjang pantai timur banyak pelabuhan tikus untuk dimasuki barang ilegal. Kinerja Dinkes Sumut dan BBPOM tidak berhasil tanpa didukung masyarakat," katanya.Dalam acara tersebut juga dilakukan pemberian sertifikat piagam bintang bagi UMKM yang telah penuhi standar higienis dan sanitasi serta audit lainnya. Kemudian dilaksanakan peniupan lilin pada HUT ke 17 BPOM yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia. Pemberian sertifikat piagam bintang keamanan pangan untuk kantin sekolah bagi beberapa sekolah dasar. Pemberian hadiah bagi pemenang lomba di lingkungan BBPOM serta penarikan hadiah lucky draw. (A-05/q)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

MA Tolak Kasasi Google, Putusan KPPU Kini Berkekuatan Hukum Tetap

Medan Sekitarnya

Daftar Lengkap Komisaris dan Direksi PT Agrinas Palma Nusantara Usai Perombakan Massal, Ada Jubir Satgas PKH

Medan Sekitarnya

Kapolres Tebingtinggi Cek Kesiapan Pos Pengamanan Idul Fitri dan Serahkan Bingkisan kepada Personel

Medan Sekitarnya

Imigrasi Sumut Distribusikan 5.000 Paket di Bulan Ramadan

Medan Sekitarnya

Warga Sibabangun Geger Tukang Pijat Ditemukan Tewas di Kamarnya

Medan Sekitarnya

BNI Berbagi Ramadan, Salurkan Paket Pangan di Bilah Hulu