DPC Partai Demokrat Medan Deklarasikan Kogasma

- Senin, 26 Februari 2018 11:20 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/02/hariansib_DPC-Partai-Demokrat-Medan-Deklarasikan-Kogasma.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Piktor Sinaga
HUT ke-17 BPOM: Sebagai puncak acara HUT ke-17 BPOM RI, Kepala Balai Besar POM Medan meniup lilin HUT yang disaksikan para undangan, pada acara HUT ke-17 BPOM dengan melaksanakan Gerakan Nasional Waspada Obat dan Makanan Ilegal (GN-WOMI) dan Sosialisasi P
Medan (SIB) -DPC Partai Demokrat Kota Medan mendeklarasikan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Kota Medan, Sabtu (24/2) di kantor DPC Medan yang merupakan implementasi program kerja yang sudah terlebih dahulu dideklarasikan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Jakarta.Ketua DPC Partai Demokrat Medan, Burhanuddin Sitepu didampingi Wakil Ketua Benar Sinuraya, Wakil Ketua Bapilu Jatogu Lumban Gaol SE, Ir Hotma P Samosir (Ketua Komisi Partai), anggota DPRD Medan, Hendrik H Sitompul SE, Anton Panggabean SE MSi, Parlin Sipahutar SH MH dan Husi Lubis dalam kesempatan itu menyatakan sesuai dengan namanya, pasti ada tugas dan pekerjaan yang mau diselesaikan bersama.Lahirnya Kogasma merupakan kesepakatan pegurus harian terbatas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat pada 15 Pebruari 2018 di Gedung Juang DPP Demokrat Jalan Proklamasi No.41 Jakarta.Deklarasi ditandai dengan penyerahan pataka oleh H SBY kepada adinda Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan anak sulungnya. Tugas dan fungsi Kogasma sebagai mitra dan pekerja partai sesuai dengan tingkatannya untuk Pilkada serentak tahun 2018 dan Pilpres serta Pileg 2019.Ketika ditanyakan kenapa Kogasma diserahkan kepada AHY, Sitepu yakin hal itu dilakukan sudah melalui seleksi yang ketat sehingga AHY dianggap mampu mengemban tugas dan tanggungjawab untuk berbuat yang terbaik di seluruh Indonesia.Disebutkannya, sosok leadershipnya tidak diragukan lagi. Selain itu, AHY merupakan tokoh muda yang bisa mumpuni, tamatan sekelas S3 internasional yang melatarbelakangi 3 basic yaitu manajeman, kepemimpinan dan hukum komunikasi yang didapat dari universitas ternama di Amerika.Kemampuannya juga sudah diukur oleh beberapa lembaga survey yang dipercaya seperti tim survey dari Universitas Indonesia (UI), Barometer dan beberapa lembaga survey lainnya. Menurut hasil survey juga, elektabilitas  AHY meraih rating tertinggi untuk menjadi pendamping presiden karena sosoknya dianggap lebih mampu dari tokoh nasional lainnya.Untuk itu, DPC Partai Demokrat Medan siap menerima arahan dan amanah untuk menjalankan Kogasma di daerah ini, ujarnya.Wakil Ketua DPRD Medan ini juga mengatakan Partai Demokrat akan lebih besar lagi, mengingat banyaknya orang yang berprestasi ikut bergabung, seperti juara tinju dunia Chris Jhon, Taufik Hidayat (atlet bulutangkis), Hengki Kurniawan (artis), Krisna Bayu (atlet judo nasional) dan lainnya.Diyakininya, kepemimpinan DPC bersama Kogasma akan mampu membesarkan  partai  sebagai mitra kerja. "Mungkin baru DPC Medan yang membuat acara yang menyatakan kesiapannya mendukung Kogasma," ujarnya mengakhiri. (A13/d)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

HPN ke-80, Insan Pers Padang Lawas Soroti Akses Informasi OPD

Medan Sekitarnya

Wakapolres Tanjungbalai Minta Genjot Penyelesaian Kasus

Medan Sekitarnya

Siswa SD Tewas Diduga karena Tak Mampu Beli Buku, Ephorus HKBP: Ini Jeritan Nurani untuk Kita Semua

Medan Sekitarnya

Pemko Tanjungbalai Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah di Rakorwil P2DD 2026

Medan Sekitarnya

Kajari Medan Lantik Tiga Kasi Strategis, Awali Kepemimpinan Baru

Medan Sekitarnya

Terduga Pelaku Penembakan Tawuran di Belawan 'Didor' Polisi