Kualanamu (SIB)- Anggota Komisi V DPR Anthon Sihombing meminta Gubernur Sumut terpilih pada Pilgub 2018 nanti bisa menambah RSU operasi jantung milik pemerintah. Pasalnya, RSU operasi jantung milik pemerintah di Provinsi Sumut saat ini hanya RSU Haji Adam Malik Medan. Permintaan itu diungkapkan Anthon Sihombing, Selasa(20/3) menjawab SIB di KNIA menjelang berangkat ke Jakarta.Sihombing yang akrab dengan wartawan itu mengaku heran Provinsi Sumatera Utara yang terdiri dari 33 kabupaten/kota hanya punya satu RSU operasi jantung yakni di Medan.Padahal, di daerah lain seperti Batam dan Kalimantan Timur banyak RSU operasi jantung milik pemerintah."Sumut kalah bersaing dengan daerah lain dalam penyediaan RSU kateterisasi jantung bagi warganya ",kata Sihombing.Menurutnya, saat ini penderita penyakit jantung di berbagai pelosok kota dan desa di Sumut terpaksa datang ke Medan untuk mendeteksi penyakitnya di RSU Haji Adam Malik. Para penderita penyakit jantung yang mendeteksi penyakitnya di RSU Haji Adam Malik Medan, baru terlayani setelah mengantri panjang yang cukup melelahkan dan membosankan.Sedangkan bagi warga penderita yang berdompet "tebal"di daerah ini ramai-ramai berobat ke Jakarta,bahkan ke luar negeri seperti ke Penang dan Singapura.Sihombing menyatakan, penambahan RSU kateterisasi jantung itu agar menjadi perhatian bagi Gubernur Sumut terpilih nanti. Sementara soal RSU milik pemerintah seperti di Pematangsiantar,Tarutung, Balige, Padangsidempuan, Deliserdang dan daerah lainnya, Anthon Sihombing mengharapkan agar ditingkatkan.Para kepala daerah di Pemko maupun Pemkab, menurut Sihombing,bisa mengupayakan alokasi dananya dari APBN Pusat melalui Dana Alokasi Khusus(DAK) untuk meningkatkan pelayanan di RSUD milik pemerintah itu."Silahkan para Kdh itu melobi pihak Kementerian Kesehatan RI di Jakarta untuk mendapatkan alokasi dana pembangunan RSU di daerahnya masing-masing",ujar Sihombing.(A23/c)