Sergai (SIB)- Rumah perajin tempe di Dusun Paya Nibung Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu Sergai ludes terbakar, Kamis (7/6). Pemilik rumah, Eriadi alias Mangun (48) tewas terpanggang di TKP, sedangkan puteranya Heru Andika (20) berhasil diselamatkan walaupun mengalami luka bakar pada bagian paha dan kaki.Informasi yang diperoleh SIB menyebutkan, Mangun saat itu melayani pembeli minyak bensin literan. Sedangkan anaknya Heru Andika membungkusi tempe dengan cara membakari plastik menggunakan lilin.Saat korban menuang minyak premium dari dirigen ke beberapa botol aqua persis di belakang anaknya yang membakar bungkus tempe menggunakan lilin tiba-tiba uap gas bensin menyambar api lilin sehingga minyak bensin yang ada di dirigen dan botol aqua terbakar.Api seketika menyambar dan membakar benda yang ada di ruang dapur rumah. Anak korban langsung menyelamatkan diri berlari keluar rumah dengan kondisi kaki kiri terbakar sambil berteriak meminta tolong. Sedangkan bapaknya Mangun berupaya memadamkan api sambil berusaha menyelamatkan barang- barangnya.Karena api cepat membesar dan membakar pintu kayu, Mangun terjebak tak bisa keluar lalu terpanggang hingga tewas di TKP.Warga berdatangan membantu memadamkan api dibantu 1 unit mobil pemadam kebakaran. Namun, saat api padam korban ditemukan sudah tewas dengan sekujur badannya mengalami luka bakar.Kapolsek Teluk Mengkudu AKP JH Tarigan yang dikonfirmasi SIB, Jumat (8/6) membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan telah melakukan olah TKP bersama pihak Puskesmas setempat. (c7/f)