Medan (SIB) -Puluhan warga pelanggan air PDAM Tirtanadi di Perumahan Puri Adam Malik Jalan Bunga Pariama Kelurahan Ladangbambu Kecamatan Medan Tuntungan "menjerit" karena sudah tiga bulan air Tirtanadi tidak mengalir alias mati. Keluhan ini sudah mereka laporkan langsung ke kantor Cabang PDAM Tirtanadi Padangbulan, namun tetap saja air tidak kunjung mengalir.
Saking kesalnya terhadap kinerja PDAM Tirtanadi, mereka terpaksa memasang spanduk di kawasan pemukiman mereka bertajuk "Anda Memasuki Kawasan Sulit Air". Spanduk ini menandakan mereka kecewa berat sudah tiga bulan air tidak mengalir ke rumahnya.
"Keluhan sudah lama disampaikan ke Cabang Padangbulan, namun tidak ada realisasinya. Air terus mati. Kalau sudah begini tidak tahu lagi kemana mau mengadu agar air dapat mengalir ke rumah kami," ujar salah satu warga bernama Marwan didampingi Cepi kepada SIB, Selasa (10/7).
Menurut mereka, PDAM Tirtanadi beralasan sulitnya air ke rumah pelanggan karena air dari Sibolangit debitnya turun sehingga tidak bisa mengalir lancar. "Kami tidak mau tahu, mau turun debit air mau apalah harusnya ada solusi. Mau sampai kapan keluhan ini kami rasakan," ujar seorang ibu.
Akibat sulitnya air PAM, mereka selalu membeli air untuk kebutuhan sehari-hari yang sudah berlangsung tiga bulan.
Dibenarkan mereka, manajemen Cabang PDAM Padangbulan datang membawa mobil tangki air untuk kebutuhan darurat, tapi rasanya tidak puas. "Mau sampai kapan air tidak mengalir ke tempat kami? Kami baca di koran, bos-bos PDAM Tirtanadi sibuk jalan-jalan di Batam, tapi kami menjerit air ke rumah tidak mengalir," ujar salah seorang pelanggan yang bekerja sebagai Humas di salah satu instansi.
Sementara itu, Kepala PDAM Tirtanadi Cabang Padangbulan S Parapat ketika dikonfirmasi SIB lewan telepon membenarkan adanya keluhan para pelanggannya itu. "Sulitnya air karena debit air dari Sibolangit turun. Solusinya yakni dengan mengirim mobil tangki air ke rumah pelanggan. Kami siap dihubungi pelanggan yang minta dikirimi air. Makanya secara terus-menerus air kami kirim ke kawasan rumah pelanggan tersebut," ujarnya.
Buat Sumur Bor
Sedangkan Direktur Air Bersih PDAM Tirtanadi Delvyandri ketika ditanya SIB lewat telepon juga membenarkan adanya keluhan pelanggan karena debit air dari Sibolangit berkurang atau turun. Diharapkan pembangunan IPA di Pancurbatu dapat membantu kesulitan air untuk kawasan pelanggan Cabang Padangbulan.
Ketika ditanya SIB, proyek tersebut kan akan selesai tahun depan, Delvi spontan mengatakan, memang sudah ditenderkan, tapi diupayakan selesai tahun ini. "Menunggu ini selesai, maka segera diprogramkan pembangunan sumur bor secepatnya di sana," ujar Delvi yang mengakui sedang ada di Batam bersama direksi dan dewan pengawas PDAM Tirtanadi. (A2/h)