Deliserdang (SIB) -Sebanyak 43 unit rumah rusak di 3 kecamatan, Kabupaten Deliserdang akibat diterjang angin puting beliung dan hujan deras yang terjadi, Selasa (17/7) malam. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa tersebut, kerugian material yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Informasi yang dihimpun, Rabu (18/7) di Kecamatan Batangkuis sebanyak 27 unit rumah rusak akibat puting beliung itu di antaranya Desa Baru sebanyak 23 unit rumah, Desa Tanjungsari sebanyak 3 unit dan Desa Batangkuis Pekan 1 unit rumah.
Kecamatan Beringin sebanyak 9 rumah rusak, di antaranya Desa Sidourip sebanyak 5 unit rumah dan Desa Serdang sebanyak 4 rumah. Kecamatan Percut Seituan tujuh unit rumah yang terdata rusak akibat diterjang angin puting beliung.
Salah satu warga, Darianto (43) warga Dusun V, Desa Baru, Kecamatan Batangkuis yang rumahnya rusak mengatakan saat angin puting beliung terjadi, dirinya bersama keluarga berada di dalam rumah. "Tadi malam angin kuat disertai hujan deras, akibatnya atap rumahku beterbangan," akunya.
Sementara, Sekretaris BPBD Deliserdang Darwin Surbakti saat dikonfirmasi membenarkan kerusakan 43 unit rumah tersebut. "Sesuai laporan, ada 43 rumah rusak akibat angin puting beliung yang tersebar di 3 kecamatan. Saat ini kita sedang memberikan bantuan pertama sekaligus mendata klasifikasi kerusakan, apa rusak ringan, sedang dan berat," paparnya.
Muspika Beri Bantuan
Puluhan rumah di sejumlah desa yang berada di wilayah Kecamatan Percut Seituan terkena angin puting beliung, Selasa (17/7) malam. Akibat peristiwa itu Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) terdiri dari Camat Percut Seituan, Timur Tumanggor, Danramil serta Kapolsek memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban, Rabu (18/7) sore.
Camat Percut Seituan, Timur Tumanggor saat dikonfirmasi SIB di kantornya mengatakan bahwa sebanyak 3 desa di wilayahnya yang sangat parah terkena musibah alam angin puting beliung yakni Desa Bandar Khalifah, Desa Tembung dan Desa Bandar Klippa.
Katanya, untuk Desa Bandar Khalifah sebanyak 8 unit rumah warga yang terkena puting beliung, sedangkan Desa Tembung sebanyak 5 unit dan Desa Bandar Klippa sebanyak 7 unit. Rata-rata rumah korban terkena puting beliung yakni seng rumahnya terbang dan kayu broti berjatuhan.
"Kita Muspika memberikan bantuan sementara berupa beras, indomie, telur dan minyak goreng, sedangkan Pemkab Deliserdang melalui BPBD atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah sudah kita laporkan pendataannya untuk menunggu bantuan selanjutnya bagi korban terkena angin puting beliung," tegas Timur Tumanggor.
Rata-rata rumah korban yang terkena musibah angin puting beliung sudah diperbaiki dengan cara gotong royong bersama warga, bahkan kepala Dusun setempat turut serta membantu memperbaikinya. (C05/C06/d)