Sabar Syamsurya Sitepu : KPU dan Panwas Harus Tegakkan

KPU dan Panwas Harus Tegakkan Peraturan Agar Tidak Ada Kerusuhan Pemilu

- Jumat, 03 Agustus 2018 10:22 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/08/hariansib_KPU-dan-Panwas-Harus-Tegakkan-Peraturan-Agar-Tidak-Ada-Kerusuhan-Pemilu.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Sabar Syamsurya Sitepu

Medan (SIB) -Anggota Komisi A DPRD Medan Sabar Syamsurya Sitepu SIKom mengatakan, KPU dan Panwas harus menegakkan peraturan pada pemilu legislatif dan pilpres April 2019 mendatang. Jangan karena kedua lembaga ini lemah dalam penegakan peraturan, pemilu di Kota Medan berakhir dengan kerusuhan.

"Keberadaan KPU dan Panwas harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan partai peserta pemilu. Protes dan sanggahan terjadi karena lembaga ini bekerja tidak profesional, setiap tempat tidak terjaga dengan maksimal sehingga terjadi kecurangan," kata Sabar kepada wartawan, Rabu (1/8).

Menurut mantan Ketua Komisi A ini, puluhan miliar rupiah sudah dikucurkan negara untuk membiayai penyelenggaraan pemilu. Apalagi Bawaslu, sudah dibentuk sampai ke lini paling bawah, mulai dari kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan sampai ke TPS ada petugas panwas, maka diminta bekerjalah sesuai tupoksinya.

"Semua perangkat itu disiagakan untuk kesuksesan pemilu yang jujur dan adil, jangan sudah ada petugas di tiap sudut wilayah pemilu tapi masih ada saja kecurangan. Memang benar untuk protes hasil pemilu ada ranahnya yang disiapkan negara, tapi penyelenggara pemilu seharusnya menjamin pemilu itu jurdil, jangan percuma uang rakyat dikucurkan kalau toh banyak kecurangan," terangnya.

Dengan personil penyelenggaraan pemilu yang lebih banyak diharapkannya pemilu 2019 berjalan lebih baik. Orang-orang yang melakukan provokasi, melakukan pelanggaran dibiarkan oleh panwaslu. Demikian juga dengan KPU, permasalahan lama masih saja muncul seperti pemilih ganda, pemilih yang sudah pindah dan meninggal dunia masih tercatat sebagai pemilih.

"Ini bukti KPU tidak professional dalam memutakhirkan data mulai dari DPS sampai DPT. Penyakit lama KPU lagi adalah, masih banyaknya pemilih yang tidak mendapat formulir C6. Meski  ini bisa diatasi dengan membawa KTP ke TPS, tapi masyarakat sudah malas. Ini sudah sering terjadi di setiap pemilu. Harapan kita pemilu 2019 harus lebih baik lagi, jangan ada lagi pengaduan caleg yang merasa dikalahkan, kalau itu terjadi lagi, untuk apa ada perangkat KPU dan panwas banyak-banyak direkrut, mubazir mereka digaji kok toh pemilu masih banyak yang protes," tegas Sabar. (A10/d)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Yasonna: Ada yang Langgar Keputusan DPP soal Pengurus PDIP Medan

Medan Sekitarnya

Brimob Polda Sumut Perketat Pengamanan di Stasiun KA Medan

Medan Sekitarnya

Ketua TP PKK Karo Supervisi Desa Percontohan 10 Program Pokok PKK

Medan Sekitarnya

Brimob Polda Sumut Perketat Pengamanan di Terminal Amplas

Medan Sekitarnya

Forkopimda Karo Beri Parcel Lebaran kepada Petugas Pos Pengamanan Mudik

Medan Sekitarnya

Empat Rumah Warga di Labura Ludes Terbakar