Doa Bersama "Yayasan Sumatera Berdoa" Syukuran HUT ke-73 RI

Dr RE Nainggolan: Kaum Muda Diminta Teladani Nasionalisme Pendiri Bangsa

- Selasa, 21 Agustus 2018 16:23 WIB
Medan (SIB)-  Dr RE Nainggolan MM meminta kaum muda meneladani nasionalisme para pendiri bangsa, para orangtua dan siapapun yang telah merealisir semangat kepahlawanan dalam berbangsa bernegara. "Di Amerika Serikat yang telah merdeka ratusan tahun, orang-orang muda memiliki nasionalisme yang dipujikan. Tontonlah film Hollywood, saya tidak pernah tidak melihat bendera AS di film produksi negara adidaya tersebut. Padahal, kadang filmnya diproduksi bukan orang AS," jelas mantan Sekdaprovsu itu. RE Nainggolan berbicara dalam Doa Bersama yang diadakan 'Sumatera Berdoa' sebagai Syukuran HUT ke-73 Republik Indonesia (RI) di Gedung Alpha - Omega Medan, Jumat (17/8). "Di Indonesia pun nasionalisme itu tetap ada, tapi masih harus ditingkatkan. Sebagai senioren, saya pun berharap kita-kita yang dituakan menunjukkan nasionalisme," jelasnya. Ia menyitir sambutan Ketua Umum Yayasan Sumatera Berdoa JA Ferdinandus yang sempat 'melemah' karena kegiatan doa tersebut minim dihadiri kaum muda. "Amang Ferdinandus, kita harus tetap optimistis menghadapi orang muda, sebagai penerus kita. Kita terus mengarahkan mereka hingga menjadi generasi muda seratus persen Indonesia dan Kristen," ajak RE Nainggolan yang beroleh apresiasi hadirin. Menurutnya, dalam menanamkan nasionalisme, anak era milenial tak dapat lagi digurui tapi dirangkul dengan cara menularkan virus positif nasionalisme. "Kita contoh Presiden Joko Widodo yang merangkul milenial dengan kerja-kerja-kerja. Ada pihak yang memicingkan mata dengan prestasi itu dan kita yang obyektif harus menunjukkan prestasi kinerja Presiden dalam Kabinet Kerja yang luar biasa," tutupnya. JA Ferdinandus mengatakan, pihaknya sangat terusik dengan nasionalisme kaum muda dewasa ini. 'Yayasan Sumatera Berdoa' yang bertanggung jawab dalam menebalkan iman pun ingin generasi muda tebal dalam nasionalisme keindonesiaan berlandaskan kekristenan. "Itulah sebabnya kegiatan ini diadakan," tegasnya. Ia mengaku sedikit kecewa karena minimnya kehadiran generasi muda. "Tetapi mungkin karena faktor cuaca dan padatnya acara di Bulan Kemerdekaan. Kita pun berdoa untuk kebersamaan," paparnya didampingi Bendahara Pdt Lucas Timotheus MA dan Sarah Doben. "Acara pun untuk menyukuri nikmat kemerdekaan yang diberikan Tuhan. Setelah itu baru kita peringati," ujar JA Ferdinandus. Lucas Timotheus mengupas tema "Tetapi Janganlah Kamu Mempergunakan Kemerdekaan itu Sebagai Kesempatan untuk Kehidupan di Dalam Dosa" (Galatia 5:13b) dengan subtema "Integritas, persatuan, persaudaraan dan kerukunan merupakan modal utama pembangunan bangsa". Menurutnya, kegiatan melibatkan sejumlah paduan suara dan mereka yang berhasil di Pesparawi Nasional di Pontianak, Kalimantan Barat. Di kegiatan itu tampil sebagai pembicara Pdt Daniel Edy Prayitno yang Gembala Sidang GBI Medan Plaza. Di barisan tetamu sejumlah tokoh muda terlihat di antaranya Aric Aruan ketua LPPD Medan Anton Panggabean yang anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan, Sekretaris Nimrot Situmeang. (R10/f)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Medan Sekitarnya

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Medan Sekitarnya

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Medan Sekitarnya

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Medan Sekitarnya

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Medan Sekitarnya

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung