Medan (SIB)- Mencegah terulangnya kebakaran di pasar-pasar tradisonal di Kota Medan akibat korsleting listrik, Dewan Perwakilan Derah (DPD) Republik Indonesia (RI) mengadakan Diskusi Pencegahan Kebakaran bersama pihak PLN Wilsu, Dinas Pemadam Kebakaran, PD Pasar dan Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara (P3TSU), Jaserindo, PT GKKS dan sejumlah pedagang, Kamis (6/9) di Kantor DPD RI Wilayah Sumut di Jalan Gajahmada Medan.Anggota DPD RI Parlindungan Purba SH MH mengatakan, pertemuan ini untuk mengurangi keresahan para pedagang pasar tradisional Kota Medan akibat seringnya kebakaran karena arus listrik. Menurutnya banyak pasar tradisional yang terbakar selama ini karena korslet dan ternyata bisa diatasi apabila ada koordinasi semua pihak.Salah satu di antaranya adalah kesiapan PD Pasar, PLN, pemadam kebakaran dan asosiasi para pedagang untuk bekerjasama. "Jadi saat ini kita tidak melihat kejadian yang lalu, tetapi bagaimana ke depan agar tidak lagi terjadi kebakaran pasar tradisional akibat arus listrik. Dalam rapat ini kita sudah sepakat bahwa pada tanggal 13 September sampai 13 Oktober 2018 akan dilakukan pemeriksaan instalasi listrik di 28 pasar tradisional yang dikelola PD Pasar, sehingga dengan demikian kita bisa memahami apa yang terjadi dan akan dapat diperbaiki," ujarnya.Dalam pertemuan itu Parlindungan ditunjuk sebagai Ketua Tim Evaluasi Jaringan Listrik Pasar Tradisional yang juga siap untuk melakukan pemeriksaan seluruh instalasi listrik di pasar tradisional di Kota Medan.Dia juga minta PD Pasar agar mengadakan pelatihan memadamkan api dengan menggunakan racun api kepada para petugas jaga malam dan sekurity di 52 pasar tradisional di Kota Medan. "PD Pasar akan mengumpulkan seluruh petugas jaga malam, Satpam agar dilatih cara memadamkan api yang benar," harapnya.Kepala Dinas P2K Kota Medan Drs Marihot Tampubolon mengharapkan agar seluruh pasar tradisional di Kota Medan juga agar menyediakan racun api di setiap pasar. "Sehingga ketika ada percikan api dapat dengan segera dipadamkan Satpam. Kepada pihak PLN juga agar selalu dapat berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, karena selama ini pihak pemadam kebakaran terkendala memadamkan api karena arus listrik belum mati," ujarnya.PLN Wilayah Sumut Budiono mengatakan, sangat mendukung, penertiban jaringan listrik di pasar-pasar tradisional, sehingga pedagang dapat menggunakan listrik dengan benar. "Kita semua senang, bila semua peralatan listrik di pasar tradisional standard SLI, karena itu kita cek, kita turun bersama-sama melihat kondisinya, rilnya seperti apa, baru kita lakukan perbaikan," ujarnya. (A12/q)