Medan (SIB) -Untuk meningkatkan mutu, 80 tenaga pengajar FK UMI mendapatkan pelatihan bertajuk Pengayaan Pembelajaran yang digelar di Kampus II Jalan Setiabudi Pasar II Tanjungsari Medan, akhir pekan lalu.
Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara dr Surya Akbar MMedEd. Dalam pemaparannya, dr Surya Akbar memaparkan tentang Problem-Based Learning (PBL) atau Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM).
Ia mengatakan, PBL adalah strategi pendidikan yang menggunakan masalah atau problem sebagai stimulus untuk mendapatkan berbagai informasi yang diperlukan guna memahami masalah dan menemukan penyelesaiannya. Metode ini merupakan metode pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa dan terintegrasi.
Metode ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan, kemandirian dan kemampuan mahasiswa dalam belajar dan berpikir secara kritis, agar nantinya mereka mempunyai kebiasaan belajar seumur hidup.
"Selain itu, metode ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bekerjasama dan ketrampilan berkomunikasi karena dalam pelaksanaannya mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan aktif berdiskusi," sebutnya.
Dalam pelatihan itu, hadir juga selaku pembicara dr Evirosa Juliartha Simanjuntak tentang Mempersiapkan Problem Based Learning bagi Mahasiswa Kedokteran, dr Endy Julianto MKT tentang Pengetahuan tentang PBL serta dr Harry C Simanjuntak SpOG tentang Membangun PBL dan skill Lab ke dalam kurikulum.
Dekan FK UMI dr Eka Samuel Hutasoit SpOG MM menyebutkan, pelatihan kepada dosen bertujuan dalam peningkatan mutu dalam melahirkan lulusan mahasiswa yang berkualitas. Apalagi, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan peningkatan menuju akreditasi B.
Hadir dalam kesempatan itu dr Ester Sitorus MKed (PA) SpPA, dr Alexander P Marpaung MKT, dr Harry Butarbutar SpB dan jajaran fungsionaris. (A13/d)