Belawan (SIB)- Ketua Delegasi Indonesia, Laksamana Pertama TNI Guntur Wahyudi menutup Patroli Terkordinasi Operasi Tindakan Maritim (Patkor Optima) Malindo 27B/18 di Mako Lantamal I, Belawan.Patkor Optima Malindo tersebut telah berlangsung selama dua pekan, untuk memberi jaminan rasa aman terhadap pelayaran di kawasan Selat Malaka.Ketua Delegasi Indonesia didampingi Wakil Ketua Tim Perancang Operasi Maritim (TPOM) Malaysia, Laksma Maritim Mohd Amir Azwa bin Mohd Aliyas, kepada wartawan mengatakan, Patkor Optima Malindo telah dilaksanakan sejak tahun 2010 dengan tujuan untuk mengantispasi dan mengatasi gangguan keamanan laut di Selat Malaka.Disebutkan, keamanan laut di kawasan Selat Malaka merupakan faktor sangat penting, karena Selat Malaka merupakan salah satu selat terpadat, dilintasi kapal-kapal niaga internasional.Lebih lanjut, Ketua Delegasi Indonesia mengatakan, sejak Patkor Optima Malindo, dilaksanakan secara rutin, kondisi Selat Malaka semakin kondusif."Tujuan utama operasi ini, melakukan pencegahan terhadap tindak pidana kriminal di laut, sehingga menimbulkan rasa aman bagi pengguna lalu lintas laut di Selat Malaka," ujar Ketua Delegasi Indonesia.Ia juga mengatakan, selama dua pekan pelaksanaan Patkor Optima Malindo, petugas keamanan laut Indonesia maupun Malaysia, melakukan pemeriksaan dan banyak kapal niaga maupun kapal ikan yang tidak lengkap dokumennya, tindakan awal terhadap kapal tersebut dilakukan pembinaan.Selain itu, dalam pelaksanaan operasi tersebut juga pernah dilakukan tindakan hukum terhadap kapal yang mengangkut barang ilegal/selundupan, seperti bawang merah. (A8/f)