Pemkab Sergai-Polmed-AUT New Zealand Jalin Kerjasama Bidang Teknologi dan Energi Terbarukan

- Rabu, 10 Oktober 2018 14:17 WIB

Sergai (SIB) -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdangbedagai (Sergai) bersama Politeknik Negeri Medan (Polmed) dan Auckland University of Teknologi (AUT) New Zealand, berkomitmen menjalin kerjasama bidang teknologi dan energi terbarukan, Senin (8/10) bertempat di Ruang Rapat Polmed Jalan Dr Mansyur, Medan.

Pertemuan dihadiri Project Manager AUT New Zealand Mr Lester Finch, Direktur Polmed diwakili Wadir IV Bidang Kerjasama Berta Br Ginting MT, Wadir III Bidang Kemahasiswaan Nisfan Bahri ST MT dan Kepala BPBD Provsu Dr Ir H Riadil Akhir Lubis MSi beserta jajaran. 

Pada kesempatan itu, Bupati Sergai Ir H Soekirman menyampaikan Pemkab Sergai sangat mengapresiasi dan menyambut baik tawaran kerjasama pemanfaatan teknologi dari Polmed serta AUT New Zealand dan akan segera dikaji pada tahap kerjasama yang lebih intensif. 

"Mengingat untuk pembangkit 1 MW butuh dana 25 Miliar, maka energi terbarukan merupakan solusi. Dan bentuk energi terbarukan saat ini yang lebih potensial adalah biomassa, yaitu merujuk pada bahan biologis yang hidup atau baru mati yang dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar. Hal yang saat ini terus kami eksplor guna dijadikan komoditas yang dikembangkan melalui inovasi-inovasi dan dapat diambil manfaatnya secara maksimal," jelasnya.

Dengan ditandai adanya penyeragaman komitmen dari ketiga belah pihak, lanjutnya, intinya agar profitabilitas (keuntungan) serta mobilisasi alat yang diberikan diharapkan tinggi dan dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat.

Bupati juga menyatakan  kesiapan Pemkab Sergai dalam pemanfaatan bantuan teknologi dari Polmed tersebut serta yakin dapat memanfaatkannya secara maksimal dengan didukung ketersediaan perusahaan jasa servis peralatan berat kubota yang ada di Sergai yang merupakan satu-satunya di Sumut.

"Kami rencanakan bantuan tersebut nantinya akan dikelola oleh pemerintah daerah  melalui konsep penyewaan traktor berbasis aplikasi bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan petani," terang Soekirman.

Sementara, Manager Project AUT New Zealand Mr Lester Finch menyampaikan kunjungan ini merupakan balasan AUT New Zealand atas kunjungan gubernur dan bupati/wali kota di Sumut pada Mei 2018 lalu.

Menurutnya, bidang energi terbarukan  menjadi daya tarik bagi AUT New Zealand yang merupakan perguruan tinggi terbesar kedua di Selandia Baru untuk meningkatkan kerjasama dengan pemerintah daerah dan institusi. "Saat ini, Selandia Baru memanfaatkan energi 80% yang berasal dari energi terbarukan. Untuk itu, kami siap menjalin kerjasama dengan Pemkab Sergai dan Polmed dalam hal pemanfaatan teknologi serta energi terbarukan melalui proyek berskala internasional", jelasnya.

Sedangkan, Direktur Polmed M Syahruddin ST MT yang diwakili Wadir IV Bidang Kerjasama Berta Ginting MT mengungkapkan rasa hormat atas kunjungan AUT New Zealan. Dijelaskannya, Kabupaten Sergai sebagai salah satu daerah  yang potensial, sehingga dipilih guna menjajaki kerjasama bidang teknologi, khususnya pertanian, mengingat saat ini pihaknya sedang fokus pada pemanfaatan energi terbarukan seperti biogas dan biomassa.

"Apa yang disampaikan Bupati Soekirman adalah tantangan, bahwa pemanfaatan teknologi juga hendaknya masuk pada bidang pertanian, dan nantinya akan disebar pada lingkungan Polmed. Selain itu, juga awal yang baik antara Polmed dengan pemerintah daerah, khususnya Pemkab Sergai. Ini satu kolaborasi lagi yang melibatkan luar negeri, pemerintah daerah juga universitas, dalam hal ini adalah Polmed. Angan-angan dan cita-cita yang lebih baik, menjadi  tantangan serta tugas bagi kita semua agar mimpi dan cita-cita pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakatnya dapat kita wujudkan," ungkapnya.

Pada pertemuan itu disampaikan bahwa, Polmed akan memberikan bantuan berupa aplikasi dan peralatan (traktor) sebagai bentuk kerjasama dengan pemerintah daerah, namun dibutuhkan komitmen untuk menjaga dan memanfaatkan aplikasi serta peralatan yang didukung perawatan (maintenance) yang optimal serta terpusat, dikelola oleh pemerintah daerah. "Semoga hasil pertemuan ini akan dikembangkan dan diaplikasikan sesegera mungkin," harapnya.(C02/d)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Longsor Putus Jalur Medan-Sibolga via Rampah, Warga Sitahuis Dievakuasi ke Sekolah

Medan Sekitarnya

Banjir Landa Enam Kecamatan di Tapteng, Jembatan Lopian Bergeser Dihantam Kayu

Medan Sekitarnya

RUPS-LB PT Sari Mutiara Tidak Terlaksana, Pemegang Saham 37,2 Persen Sampaikan Keberatan

Medan Sekitarnya

17 Lapak Pasar Delimas Disegel, Pemkab Deliserdang Tegaskan HGB Sudah Berakhir

Medan Sekitarnya

Hujan Deras Rendam Tukka, BPBD Tapteng Evakuasi Warga

Medan Sekitarnya

Jalan Nasional Sibolga – Tarutung Lumpuh