Ketua Majelis Zikir Assholah: Informasi Hoax Bisa Timbulkan Kekacauan dan Perpecahan

- Jumat, 12 Oktober 2018 13:07 WIB

Medan (SIB) -Kasus penyebaran hoax yang dilakukan aktivis, Ratna Sarumpaet menuai berbagai komentar dari berbagai elemen diantaranya tokoh agama dan masyarakat. Polri juga diminta tegas dan profesional dalam menangani kasus yang menimbulkan kekacauan ini.

Hal itu disampaikan Ketua Majelis Zikir Assholah (Mazila) Indonesia, Ustad M Dahrul Yusuf kepada wartawan, Kamis (11/10). Disebutkannya, Ratna Sarumpaet pencetus hoax terbaik. 

"Untuk itu, sebagai warga negara yang baik kita jangan ikut-ikutan menyebarkan berita hoax," ujarnya.

Lanjut Ustad Dahrul, informasi hoax yang dimunculkan Ratna dapat menimbulkan kekacauan dan perpecahan. Baik perpecahan antar umat bergama, suku, lembaga dan partai.

"Jadi sekali lagi saya tegaskan, jangan sekali-kali mengikuti perbuatan dan ucapan orang-orang yang tidak benar," terangnya.

Ketua Mazila itu juga meminta kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian agar fokus dalam memimpin Polri. Kapolri juga diminta tegas terhadap siapapun yang melanggar hukum di Indonesia ini. Jangan pernah takut kepada Ormas dan massa yang membekingi oknum yang melanggar hukum di negara ini. 

"Bagi saudaraku sebangsa dan setanah air, jangan menyebarkan berita hoax, berita fitnah dan berita bohong. Karena itu melanggar Undang-Undang dan ajaran agama. Saya juga minta kepada segenap lapisan masyarakat agar membantu Polri, TNI dan pemerintah dalam menciptakan kondusifitas di NKRI. Terlebih sebentar lagi kita akan menghadapi Pilpres. Saya berharap semoga Pilpres berjalan dengan aman, lancar, tertib dan terkendali," pintanya.

Terpisah, Ketua Generasi Muda Masjid (GMM) Sumatera Utara, Ustad Masdar Tambusai SAg juga mendukung Polri mengungkap kasus rekayasa hoax yang dibuat oleh Ratna Sarumpaet.

Menurut Ustad Masdar, kabar bohong Ratna yang mengaku dikeroyok hingga babak belur mengakibatkan kegaduhan yang mengganggu kekondusifitasan di tengah masyarakat.

"Mengutuk keras dan mengecam keras rekayasa hoax yang sengaja dibuat oleh Ratna Sarumpaet hingga mengakibatkan kegaduhan di tengah masyarakat," katanya.

Oleh karenanya, Ketua GMM mengapresiasi tindakan penegakan hukum yang dilakukan Polri terhadap Ratna dan berharap agar kasus itu diusut tuntas.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap kinerja Polri dalam mengungkap kebohongan yang dibuat oleh Ratna Sarumpaet. Kami mohon dapat diusut tuntas," tuturnya. (A16/q)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Curi Tas Ibu Guru dari Mobil, Warga Pematangsiantar Ditangkap di Aek Kanopan Timur

Medan Sekitarnya

Kabar Tangkap Lepas Disebut Hoaks, Satres Narkoba Sergai Beberkan Faktanya

Medan Sekitarnya

PSMS Siap Bangkit, Fokus Curi Poin di Kandang Bekasi City

Medan Sekitarnya

DPD Partai Golkar Kota Medan Bagikan 15.000 Takjil Selama Ramadan

Medan Sekitarnya

Kios Ponsel di Batubara Hangus Terbakar saat Subuh, Kerugian Capai Rp50 Juta

Medan Sekitarnya

SMP Taman Asuhan Siantar Buka SPMB, Target 128 Siswa Baru