Kualanamu (SIB)- Perusahaan Jepang Dentsu memasang aplikasi "City Watch" sebagai pendeteksi dini bencana alam gempa di Terminal Kedatangan Domestik Bandara KNIA Deliserdang Jumat (19/10) berlangsung dalam suatu upacara sederhana.Kadishub Sumut M Zain Siregar mengharapkan, pihak perusahaan Dentsu Jepang bisa memasang aplikasi pendeteksi dini bencana alam itu di kawasan obyek wisata Danau Toba."Saya minta BMKG Sumut bersama Badan Otoritas Pariwisata Danau Toba berupaya agar Dentsu Jepang memasang aplikasi pendeteksi dini bencana alam itu di Danau Toba," papar Kadishubsu M Zain Siregar.Disebutkannya, daerah Sumut termasuk daerah rawan bencana alam gempa. Bahkan, Sumut termasuk dalam satu jalur dengan Palu Sulteng yang baru dilanda gempa dan tsunami. Pemasangan aplikasi pendeteksi dini bencana alam itu sangat penting.Siregar juga menyampaikan adanya rencana pembangunan infrastruktur kawasan" Mebidangro" (Medan,Binjai, Deliserdang dan Karo) hingga kawasan Danau Toba.Dalam acara tersebut hadir Anggota DPD RI Parlindungan Purba didampingi adiknya dr Tuahman Purba itu menyatakan, pihak Dentsu Jepang memasang aplikasi mendeteksi bencana alam merupakan hasil komitmen perwakilan DPD daerah ini.Disebutkannya, pemasangan aplikasi pendeteksi dini bencana alam gempa di KNIA itu tercatat sebagai pertama di Indonesia.Pengusaha Dentsu Jepang Yoshitsugu Fumihito mengaku pemasangan aplikasi pendeteksi dini bencana alam itu merupakan hasil kerjakeras anggota DPD RI Parlindungan Purba.Pengusaha Dentsu Jepang itu juga mengucapkan terimakasih kepada Parlindungan Purba dan PT Angkasa Pura II sebagai penyedia lokasi pemasangan aplikasi di Bandara KNIA.Aplikasi "City Watch" pendeteksi dini bencana alam itu dipasang di Display Terminal Kedatangan Domestik KNIA Deliserdang. (A23/f)