Pengurus PWI Sumut Kunjungi Rumah Rehabilitasi Korban Narkoba Amanjaya Ipoh Malaysia

* 90 Persen Pengguna Narkoba Kalangan Muda
- Minggu, 21 Oktober 2018 12:46 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir102018/hariansib_Pengurus-PWI-Sumut-Kunjungi-Rumah-Rehabilitasi-Korban-Narkoba-Amanjaya-Ipoh-Malaysia.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
KUNJUNGAN: Ketua PWI Sumut H Hermansjah didampingi Wakil Ketua Khairul Muslim, Wilfrid B Sinaga, Edy Sormin, Rizal Surya, Sekjen Edward Thahir foto bersama Pembina dan Pengurus Rumah Pengasih Amanjaya l Datuk Wira Jamaluddin bin Abdul Rahim dan Badrul His

Ipoh (SIB) -Rehabilitasi dengan pendekatan hati menjadi konsep yang digunakan Panti Rehabilitasi Korban Narkoba (Rumah Dadah) Amanjaya di Gopeng Ipoh, Negeri Perak, Malaysia untuk membina para korban narkoba yang 90 persen merupakan generasi muda bisa lepas dari kecanduan.

Hal itu disampaikan Pengarah Proyek Setia Usaha Perhubungan Pengasih Negeri Perak Badrul Hisham bin Datuk Haji Ahamad saat menerima  rombongan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut yang meninjau Panti Rehabilitasi Korban Narkoba  Amanjaya di Gopeng Ipoh, Jumat (19/10).

Rombongan disambut unsur pembina dan pengurus Rumah Pengasih Amanjaya di antaranya Datuk Wira Jamaluddin bin Abdul Rahim (Uncle Jamal) sebagai dewan penyantun, dan Badrul Hisham bin Datuk Haji Ahamad selaku Pengarah Proyek Setia Usaha Perhubungan Pengasih Negeri Perak.

Badrul menjelaskan, Rumah Pengasih Amanjaya di Negeri Perak baru terbina 5 tahun, namun diakuinya  sudah didirikan sejak tahun 2004. Saat ini panti tersebut membina 60 korban narkoba.

Datuk Wira Jamaluddin berpesan agar setiap pengguna narkoba bertobat  dan jangan sampai terpapar narkoba yang dijadikan senjata pihak luar untuk melemahkan bangsa yang dimusuhinya. Biasanya, narkoba diberikan secara gratis lebih dahulu melalui pengedarnya dan setelah kecanduan, korban harus membeli.

"Saya berharap wartawan Sumut ikut mengingatkan masyarakat agar jangan sampai menjadi korban narkoba," pesan Datuk Wira seraya menyerahkan bantuan Rp 5 juta kepada Rumah Pengasih Amanjaya melalui Ketua PWI Sumut.

Ketua PWI Sumut H Hermansjah yang didampingi Wakil Ketua Khairul Muslim, Wilfrid B Sinaga, Edy Sormin, Rizal Surya, Sekjen Edward Thahir serta sejumlah pengurus lainnya meminta para korban kecanduan narkoba yang mendapat binaan dari rumah singgah pemulihan, dapat mendekatkan diri pada Tuhan, karena dengan bertobat dan menghentikan penggunakan narkoba, berarti telah membantu keluarga.

"Menggunakan dadah bukan hanya merusak diri sendiri sendiri, tapi juga keluarga ikut terganggu," ujar Hermansjah kepada penghuni panti yang dikunjungi.

Para penghuni panti yang berjumlah 60 orang dan rata-rata berusia di bawah usia 40 tahun, sebagian besar berstatus belum menikah. Menurut Badrul Hisham, para korban mendapat rehabilitasi hingga 1,5 tahun dengan berbagai kegiatan yang bisa membuat mereka sadar sendiri dan bebas dari ketergantungan dadah.(A07/c)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Suhu Capai 36 Derajat, Medan Dilanda Cuaca Panas Ekstrem

Medan Sekitarnya

RUPS PT Sari Mutiara Digelar, Pemegang Saham Soroti Transparansi Laporan Keuangan dan Aset

Medan Sekitarnya

Menkeu Tambah Rp100 Triliun ke Himbara Jelang Lebaran

Medan Sekitarnya

TNI: Bentuk Tanggung Jawab, Jabatan Kabais Diserahkan Hari Ini

Medan Sekitarnya

Polres Belawan Laksanakan Tahapan Seleksi Penerimaan Anggota Polri

Medan Sekitarnya

Bupati Simalungun Ajak DPRD Perkuat Sinergi Bangun Daerah