Warga Masih Keluhkan Jalan Berlubang Hingga Sulitnya Administrasi Kependudukan

- Senin, 22 Oktober 2018 11:18 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir102018/hariansib_Warga-Masih-Keluhkan-Jalan-Berlubang-Hingga-Sulitnya-Administrasi-Kependudukan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
SAPA WARGA: Anggota DPRD Medan Fraksi PDIP, Boydo HK Panjaitan, menyapa warga pada pelaksanaan resesnya yang II, tahun 2018, dapil Medan I, Rabu (17/10) di Jalan Pintu Air, Kecamatan Medan Kota.

Medan (SIB) -Warga Jalan Pintu Air Gang Rel Kelurahan Sitirejo I Kecamatan Medan Kota, meminta pelayanan publik seperti KTP, Kartu Keluarga serta akte kelahiran dipermudah pengurusannya. Hal itu disampaikan Sondang Sitorus, warga Jalan Pintu Air, pada reses II tahun 2018, anggota DPRD Medan Boydo HK Panjaitan SH, Rabu (17/10) di Jalan Pintu Air, Kecamatan Medan Kota.

Menurut Sondang, pengurusan akte kelahiran dan E-KTP di Disdukcapil Medan sangat susah dan lama. Selain persoalan administrasi kependudukan,  warga lainnya, Hasudungan Togatorop  melaporkan lampu jalan di Jalan Horas Gang Sospol sudah dua minggu padam dan belum diperbaiki.

Menjawab keluhan masyarakat tersebut, Boydo menjelaskan bahwa blanko E- KTP terbatas dan sering kehabisan, karena dikirim langsung dari Kementerian Dalam Negeri di Jakarta. "Bersabarlah kita dalam mengurus E- KTP. Tentang akte kelahiran, akan saya kordinasikan dengan Kadisdukcapil bagaimana mengatasi pengurusan agar tidak rumit, " ksts Boydo berjanji.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mendengarkan keluhan persoalan jalan-jalan berlobang di sekitaran Jalan Pintu Air. Menyikapi hal itu, Wakil Ketua Komisi C ini berjanji akan terus melakukan koordinasi dengan dinas Pekerjaan Umum serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan.

"Saya akan menyurati dinas terkait agar segera memerbaiki lampu dan jalan-jalan yang rusak. Mumpung belum tutup buku anggaran, saya rasa masih ada dana untuk penanganan infrastruktur yang rusak. Kalau tidak ada lagi, maka kita bersabar di anggaran 2019 yang sekarang akan dibahas di DPRD Medan. Fraksi PDI Perjuangan akan menyuarakannya di paripurna dan pembahasan di badan anggaran," jelas Boydo.

Untuk itu, dia  menyarankan agar warga khususnya  di Medan Kota, Medan Area, Medan Denai dan Medan Amplas agar memberi masukan kepada wakil mereka di DPRD Medan untuk dibawakan ke rapat paripurna." Apapun yang menjadi permasalahan,  silahkan mengisi pada lembaran aspirasi yang kami sediakan, kami akan menghimpunnya menjadi satu laporan yang akan disampaikan pada rapat paripurna," tuturnya. (A10/c)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Rumah Kosong Dibobol Maling Saat Ditinggal Mudik

Medan Sekitarnya

Ebenejer Sitorus Minta PPPK Tak Terpengaruh Isu Pemecatan di Tengah Tekanan Fiskal Daerah

Medan Sekitarnya

Residivis Kambuhan Dibekuk Saat Main Warnet, Hasil Bobol Rumah Dipakai Beli Sabu dan Judi Online

Medan Sekitarnya

Polda Sumut Bongkar Judol Jaringan Kamboja, Amankan 19 Tersangka

Medan Sekitarnya

Aksi Pria Konsumsi Sabu Direkam Warga, Polres Binjai Amankan Pelaku

Medan Sekitarnya

Bobby Nasution Hadiri Pembukaan Sinode ke-65 HKI di Medan