Langkat (SIB) -Kampanye imunisasi campak dan Measles Rubella (MR) tahun 2018 Kabupaten Langkat harus sukses demi generasi masa depan yang sehat dan hebat.
Hal itu disampaikan Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH pada pertemuan kampanye imunisasi MR Fase II tingkat Kabupaten Langkat di ruang Pola kantor Bupati Langkat, Senin (22/10).
Bupati menerangkan, imunisasi akan sukses dengan dukungan seluruh lintas sektor terkait serta seluruh organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.
"Untuk itu saya minta, agar semuanya dapat mengajak para orangtua dan wali, agar membawa anak-anak mereka ke tempat pelayanan imunisasi massal MR sesuai dengan jadwal yang ditetapkan,"ujarnya.
Selanjutnya, bupati mengatakan, bahwa masih ada kesempatan di bulan Oktober ini untuk melindungi anak-anak di Langkat, agar terhindar dari penyakit campak dan rubella serta komplikasinya yang mematikan dan menimbulkan kecacatan
Kadis Kesehatan Langkat dr Sadikun Winato menerangkan, sasaran kampanye imunisasi MR ini, adalah anak usia 9 tahun bulan sampai di bawah 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.
Data menunjukkan bahwa 70% sampai 80 % virus campak dan rubella beredar pada kelompok usia di bawah 15 tahun. Maka dengan meimunisasi anak di usia itu, diharapkan dapat memutus penularan pada kelompok usia dewasa, termasuk ibu hamil.
"Sebab Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian cacat akibat rubella atau Congenital Rubella Syndrome (CRS) pada tahun 2020,"sebutnya.
Subdit Imunisasi Kemenkes RI Reza Ispan selaku nara sumber, mengatakan agar kampanye imunisasi MR ini sukses, perlu adanya pemahaman dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.
"Bahwa imunisasi MR ini bertujuan untuk menjaga kesehatan anak,"terangnya Reza.
Perwakilan Komisi Fatwa MUI Pusat Dr Abdul Rahman Dahlan MA, menjelaskan, bahwa MUI telah membolehkan imunisasi MR ini. Melalui Fatwa MUI nomor 33 tahun 2018 tentang penggunaan vaksin MR (Maesles Rubella) produk dari SII (Serum Intitute Of India) untuk imunisasi.
Turut hadir perwakilan WHO dr Sweet C dan Dr Azwar Hizar, perwakilan UNICEF dr Sartini, perwakilan Dinas Kesehatan Provsu, ketua MUI Langkat, kepala Kantor Kemenag Langkat, sejumlah kepala OPD Pemkab Langkat, para Camat se Langkat, para kepala Puskesmas se Langkat, pengurus TP PKK Langkat, para kepala sekolah Langkat.(A-26/c)