Medan (SIB)- Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan sinergi antara ulama, umara dan umat adalah penting. Umara (pemimpin pemerintahan) sebagai pembuat kebijakan harus menempa ilmu dari ulama, demi kemaslahatan umat.Demikian disampaikan Edy Rahmayadi saat menghadiri silaturahmi dengan Dewan Kenaziran Masjid Hidayatul Muslimin dan masyarakat Bandarselamat dan Bantan di Kecamatan Medan Tembung, Jumat (26/10). Gubsu menganggap ulama adalah sumber keilmuan untuk selalu berada di jalan yang benar. Ulama katanya dapat menjadi referensi bagi setiap kebijakan umara, terutama yang berkaitan dengan kepentingan umat.Disampaikannya juga, bahwa keberadaan masjid sangat penting untuk mensinergikan antara ulama, umara dan umat. Melalui masjid, ulama dapat menyampaikan tausiyah dan memberikan ilmunya. "Untuk itu, melalui kesempatan ini, saya mengajak kita semua, untuk bersama-sama memakmurkan masjid," ucap Edy.Terkait pembangunan Masjid Hidayatul Muslimin yang masih berlangsung, Edy meminta Dewan Kenaziran Masjid (DKM) untuk memerhatikan hal-hal yang penting seperti sound system karena masjid lebih banyak kegiatannya menggunakan sound system. Sebelumnya, diadakan syukuran atas terpilihnya Edy Rahmayadi sebagai Gubernur Sumatera Utara. Upa-upa dilakukan untuk memberi semangat kepada Edy Rahmayadi untuk memimpin Sumut, sehingga bisa menjadi daerah yang bermartabat.Sementara Ketua Dewan Kenaziran Mesjid Hidayatul Muslimin Ustaz Amhar Nasution mengatakan, silaturahmi itu dilaksanakan agar masyarakat bisa bertatap muka langsung dengan Gubsu Edy Rahmayadi. "Upa-upa dilakukan agar Gubernur Edy selalu kuat jiwanya. Juga agar kuat auranya, imannya, semangatnya untuk mewujudkan masyarakat Sumut yang bermartabat. Karena kita tahu, tantangan beliau ini sangat berat," katanya. (A11/q)