Sergai (SIB)- Sejumlah warga Desa Bandartengah Kecamatan Bandarkhalifah Serdangbedagai (Sergai) meminta pemerintah membangun tembok penahan tanah (TPT) di kawasan itu.Pasalnya, kondisi bibir aspal di ruas jalan provinsi itu terlihat nyaris amblas sehingga memicu rasa kekhawatiran dan ketakutan masyarakat jika tanah di areal itu longsor menimpa rumah warga.Nasir Saragih, warga setempat, Senin (29/10) kepada SIB mengungkapkan, semenjak jalan tersebut diaspal, dirinya belum pernah melihat ada petugas atau utusan pemerintah yang berniat untuk membangun TPT."Sesudah dibangun, ya sudah, tidak ada TPTnya. Padahal, TPT itu kan penting. Untuk menahan tekstur tanah dari tekanan berbagai macam kendaraan yang terhitung hampir tiap hari melintas," ujarnya.Hal serupa diungkapkan salah seorang pengendara roda dua bernama Edi Saputra. Dirinya mengaku, jika melintas di daerah itu harus hati-hati. Sebab, menurutnya, tidak ada yang tahu kapan aspal tersebut akan amblas."Namun, jika kita amati lebih dekat dan jelas, umur aspal ini tak akan tahan lama. Karena, sia-sia saja jalan diaspal jika tidak dibuat TPT. Semoga pemerintah membuka mata dan telinganya agar mau membenahi persoalan ini," terangnya. (MRF/q)