Buruknya Kondisi Jalan dan Drainase Dikeluhkan Warga di Setiap Reses DPRD Medan

- Rabu, 07 November 2018 12:10 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir112018/hariansib_Buruknya-Kondisi-Jalan-dan-Drainase-Dikeluhkan-Warga-di-Setiap-Reses-DPRD-Medan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Desra Gurusinga
Sampaikan : Drs Proklamasi K Naibaho yang mewakili Dapil II menyampaikan laporan Reses II tahun 2018, Selasa (6/11) dalam paripurna DPRD Medan.
Medan (SIB)- Persoalan buruknya kondisi jalan dan drainase masih menjadi permasalahan yang paling banyak dikeluhkan masyarakat dalam setiap reses anggota DPRD Medan, mulai dari daerah pemilihan (Dapil) I hingga V.

Dalam paripurna istimewa penyampaian Laporan Reses II Tahun 2018 DPRD Kota Medan, Selasa (6/11) yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Iswanda Ramli, masing-masing perwakilan legislatif menyampaikan aspirasi masyarakat.

Seperti yang disampaikan Drs Proklamasi K Naibaho yang menjadi juru bicara Dapil II. Dalam laporannya disebutkan, perbaikan drainase dibutuhkan untuk kawasan Medan Selayang dan di Jalan Antariksa Medan Polonia.

Sementara itu Rajudin Sagala dari Dapil III mengatakan persoalan lampu jalan hingga kini masih banyak yang padam di kawasan tersebut. "Kami berharap Pemko Medan dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini perlu adanya peningkatan pemberdayaan Posyandu, PAUD dan Pos Kesehatan masyarakat untuk penanganan gizi buruk," Pemko  harus memprioritaskan anggaran fasilitas publik", kata Sagala.

Dari sisi infakstuktur, politisi PKS itu meminta agar dilakukan pembenahan beberapa ruas jalan terutama Jalan Amal Luhur Medan Helvetia yang hampir 10 tahun rusak tapi tidak pernah ditangani. "Kami juga menyampaikan agar Pemko Medan dapat membuka jalan baru dari Jalan Sampul ke Jalan Kapten Muslim untuk menghindari kemacetan," katanya seraya menambahkan agar pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sejahtera (KIS) dilakukan merata kepada masyarakat tidak mampu.

Sementara itu, laporan Dapil IV yang disampaikan Modesta Marpaung meminta dilakukan pengaspalan  Jalan Malaka dan pembuatan drainase. Selain itu, ia minta dilakukan pengorekan parit di Jalan Sei Kera yang tumpat akibat sampah.

Perwakilan Dapil V Mulia Asri Rambe menyampaikan warga Medan Utara sangat membutuhkan sarana olahraga, ruang terbuka hijau serta sarana bermain anak-anak. Sementara satu-satunya taman yang dimiliki hanya Taman Maharani di persimpangan Aloha Medan Labuhan yang setiap hujan selalu becek.

Warga Cinta Damai, Martubung dan Jalan Platina meminta agar dilakukan perbaikan jalan dan drainase. "Warga meminta dibangun titi  di Kecamatan Marelan antara lingkungan 11 dan 12," ujarnya.

Usai menerima laporan reses masing-masing Dapil, Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution meminta agar legislatif dan eksekutif saling bersinergi agar pembangunan kota lebih optimal. "Kita harus yakin Kota Medan memiliki sumber daya yang besar sehingga bisa mewujudkan pembangunan dan menjadikan Medan Rumah Kita," ucapnya mengakhiri. (A13/c)

 


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Ekspor Sumut 2025 Tumbuh 14,78 Persen, Tiongkok Masih Tujuan Utama

Medan Sekitarnya

Ops Keselamatan Toba, Satlantas Gelar Patroli Sore di Tanjungbalai

Medan Sekitarnya

Plt Kajari Deliserdang Harap PWI Tetap Jadi Mitra Strategis

Medan Sekitarnya

Rakernas PPTSB 2026 Sukses, Sepakati Regenerasi Organisasi dan Kerja Sama Pendidikan

Medan Sekitarnya

Sentimen MSCI dan Bursa Asia Angkat Pasar, Rupiah, IHSG Hingga Emas Kompak Menguat

Medan Sekitarnya

Almisbun Desak Kejati Sumut Tindaklanjuti Dugaan Kejahatan Lingkungan PT LTS