Tebingtinggi (SIB) -Dalam rangka memeringati Hari Pahlawan 10 November, jajaran Koramil 24/TTSB bersama seorang anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), M Nur (99) menyambangi SMAN 1 Tebingsyahbandar Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Jumat (9/11). Kunjungan bertema "Dongeng Pejuang Untuk Negeri" tersebut dilakukan guna memberikan semangat maupun motivasi perjuangan kepada ratusan siswa-siswi sekolah itu.
Pada kesempatan itu, M Nur yang didampingi Danramil 24/TTSB Kapten Inf Salehan dan para Babinsa, menceritakan sejarah singkat perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan, khususnya di wilayah Sumatera Utara (Sumut),
"Pada saat berusia 13 tahun, saya telah ikut ke medan perang melawan dan mengusir penjajah (Belanda-Jepang) di daerah Aceh, Kutacane, Tanah Karo, Tebingtinggi dan wilayah Sumut lainnya.
Kemerdekaan Indonesia diraih bukan karena pemberian bangsa Jepang. Namun, direbut dengan tekad, darah dan nyawa para pejuang yang kala itu berjuang mati-matian memerdekakan bangsa ini (Indonesia)," ungkapnya.
Di hadapan ratusan siswa dan para guru, selanjutnya M Nur juga tidak lupa berpesan agar generasi muda mampu mengisi Kemerdekaan Indonesia dengan hal-hal positif, sesuai kemampuan dan keahliannya.
"Sehingga ke depan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini dapat lebih maju dan mampu berdaya saing dengan negara-negara lainnya," ucap M Nur seraya berharap agar generasi penerus tetap menjunjung tinggi semangat nasionalisme (cinta tanah air) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Tebingsyahbandar Syahrial Helmi Lubis SPdI menyambut baik pelaksanaan kegiatan Koramil 24/TTSB itu di sekolahnya.
"Semoga kegiatan "Dongeng Pejuang Untuk Negeri" ini bisa dimaknai para siswa sebagai momen membangkitkan semangat nasionalisme dan patriotisme terhadap Negara Indonesia," imbuh Kepsek.
Terpisah, di hari yang sama, jajaran Koramil 14/DMR juga melakukan hal serupa di Sekolah Yayasan Pebdidikan Anak Karyawan (YPAK) di Dusun I Desa Dolokmerawan, Kecamatan Dolokmerawan, Kabupaten Sergai.
Di hadapan ratusan siswa, anggota LVRI Sudarsono (78) didampingi Danramil 14/DM Kapten Inf J Barus serta para Babinsa, Camat Dolokmerawan Rico Ebtian dan perwakilan Dinas Pendidikan Sergai mengisahkan saat dirinya ikut berjuang memberantas pemberontakan PRRI di Rantauprapat dan Barus, Tapteng, serta ikut menjadi anggota pasukan perdamaian Garuda II di Kongo.
Pada kesempatan itu, Sudarsono yang pensiun dengan pangkat terakhir Sersan Mayor memotivasi para siswa untuk selalu cinta tanah air dan menjauhi narkoba serta hal negatif lainnya.
"Perjuangan menghadapi penjajah telah usai. Saat ini, negara dihadapkan dengan maraknya peredaran narkoba. Untuk itu, saya ingatkan siswa YPAK supaya jangan sekali-kali terlibat narkoba, karena akan sangat merugikan diri sendiri, keluarga dan juga negara.
Tapi, isilah kemerdekaan ini dengan rajin belajar, kamu-kamulah ke depan yang akan memimpin bangsa ini," pesannya. (C11/C02/c)