Medan (SIB)- Ketua Tim Reses DPRD Sumut Dapil Sumut VII (Tapsel, Padangsidimpuan, Madina, Paluta dan Palas) Fahrizal Efendi Nasution meminta Pemprovsu untuk memberi perhatian khusus ke Kabupaten Madina mengingat daerah itu sudah dua kali "diterjang" banjir bandang dan longsor, sehingga hampir setengah wilayahnya mengalami kerusakan."Alangkah baiknya Pemprovsu memberikan bantuan hibah berupa alat berat excavator untuk penanganan bencana tanah longsor dan banjir di Madina, karena daerah itu sudah dua kali mengalami bencana pada Oktober dan Nopember ini," ujar Fahrizal Efendi Nasutian kepada wartawan, Senin (12/11) di DPRD Sumut menanggapi laporan kegiatan resesnya.Selain itu, politisi Partai Hanura ini juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut dan Madina mendata jumlah warga yang terkena bencana serta kebutuhan apa yang sangat diperlukan masyarakat tersebut. "Bila perlu mendirikan Posko penanggulangan bencana di setiap kecamatan yang terkena banjir," katanya.Ditambahkannya, pembangunan jalan dan jembatan yang ada di beberapa kecamatan Madina yang terkena bencana banjir dan longsor perlu segera diperbaiki.SelidikiSedangkan Gubsu Edy Rahmayadi menegaskan, pihaknya akan terus menyelidiki atau mencari tahu penyebab terjadinya bencana banjir dan longsor di Madina dan Nias Selatan (Nisel), karena hingga kini belum diketahui secara pasti."Saya akan lihat kenapa itu terjadi, saya belum pasti tahu penyebab longsor dan banjir tersebut. Kalau terjadi akibat manusia, maka kita cari manusianya dan kalau alam, maka perlu kita evaluasi dan kita carikan tempat yang aman untuk rakyat," tegas Gubsu kepada wartawan, Senin (12/11) di DPRD Sumut seusai menyampaikan nota pengantar R-APBD Sumut TA 2019 dalam sidang paripurna DPRD Sumut.Edy menambahkan, Pemprovsu akan terus menindaklanjuti penyebab banjir dan longsor di Madina maupun Nisel, karena dikabarkan pemukiman dan pertanian warga mengalami kerusakan, sehingga perlu dicarikan solusinya. "Ke Nias Selatan saya berangkat 16 November karena ada 7 keluarga tertimbun di lokasi longsor tersebut," ujarnya. (A03/A11/h)