Medan (SIB) -Gerald Hasibuan, (27) warga Jalan Garu III, Gang Swadaya, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, tersangka pembakar mantan pacarnya dan membakar dirinya sendiri, kini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
Karena luka yang cukup parah (wajah melepuh), tersangka akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK kepada wartawan Kamis (15/11).
"Kalau tidak hari ini, ya besok (Jumat-red). Hal ini tergantung administrasi dari rumah sakitnya," ungkapnya kepada wartawan.
Ginanjar menjelaskan, rujukan tersebut dilakukan karena tersangka harus menjalani operasi plastik pada wajah dan lehernya di rumah sakit milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut, sebab Rumah Sakit Bayangkhara tidak memiliki fasilitas untuk pasien operasi plastik. "Tersangka dirujuk untuk melakukan operasi plastik atas luka bakarnya," jelasnya.
Disinggung mengenai biaya, Ginanjar menyebutkan, seluruhnya dibebankan kepada keluarga tersangka. Namun tersangka menggunakan pembiayaan dari BPJS Kesehatan. "Biaya dari tersangka menggunakan BPJS," tandasnya.
Terpisah, Kasubbag Humas RSUP Haji Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak saat dikonfirmasi mengaku pihaknya sejauh ini belum menerima pasien atas nama Herald Hasibuan rujukan dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan. "Belum ada masuk pasien atas nama itu di IGD (Instalasi Gawat Darurat) RS kita," tandasnya.
Seperti diketahui, kasus bakar diri dan pacar ini telah menyebabkan dua orang korban, yakni tersangka dan mantan pacarnya Hovonly alias Ivo (27) warga Aceh yang ngekost di Jalan Garu II B, Gang Baru, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas. Adapun motif aksi pembakaran sepasang kekasih tersebut, dipicu lantaran korban memutuskan hubungannya dengan pelaku yang telah berjalan, sekitar tiga tahun. (A20/l)