Jalan Berlobang Picu Tewasnya Dua Pengendara di Dolokmasihol

* Jalan Provinsi di Sergai Membuat Penumpang Mual-mual
- Senin, 19 November 2018 11:13 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir112018/hariansib_Jalan-Berlobang-Picu-Tewasnya-Dua-Pengendara-di-Dolokmasihol.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/M Reza Fahlefi
KUPAK-KAPIK: Kondisi tepi jalan provinsi di Desa Penggalangan Kecamatan Tebingsyahbandar Sergai yang terlihat kupak-kapik, Jumat (16/11).

Sergai (SIB) -Jalan berlobang kembali menyebabkan dua orang pengendara tewas akibat kecelakaan  lalulintas. Kali ini peristiwa itu terjadi di Dusun I Desa Kerapuh, Kecamatan Dolokmasihul Serdangbedagai (Sergai), Sabtu (17/11) sekira pukul 20.20 WIB. 

Dua pengemudi sepedamotor yang terlibat kecelakaan itu adalah Robinson Tamba (59) warga Dusun IV Desa Pertambatan dan Emil S Pasaribu (19) warga Dusun IV Desa Hutanauli Kecamatan Dolokmasihul. Keduanya tewas mengenaskan akibat  motor yang mereka tunggangi mengalami laga kambing di TKP akibat mengelakkan lobang di jalan.

Kasat Lantas Polres Sergai AKP M Harris Sihite SE melalui Kanit Laka Ipda Dondom Panjaitan kepada SIB, Minggu (18/11) mengatakan, kejadian bermula saat sepedamotor BK 5188 NAM yang dikemudikan Robinson datang dari arah Dolokmasihul menuju Tebingtinggi dengan kecepatan tinggi.

"Sesampainya di TKP, Robinson mengelakkan lobang dengan mengambil jalur ke kanan. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang dengan kecepatan tinggi sepedamotor BK 6645 UM yang dikemudikan Emil. Akibatnya, kedua kendaraan terlibat tabrakan maut itu," ujarnya.

Kedua pengemudi sepedamotor, lanjut Panjaitan, meninggal dunia saat mendapat perawatan medis di Klinik Buah Hati Dolokmasihul. Dikatakan, salah seorang korban lain yang dibonceng Robinson bernama Binsar Simbolon (55) mengalami luka-luka di sekujur tubuh.

"Begitu juga dengan yang dibonceng oleh Emil bernama Prialdo Nababan (19) juga mengalami luka-luka serius. Saat ini kedua korban luka-luka itu tengah dirujuk ke RSUD Adam Malik Medan," jelasnya menutup.

Jalan Provinsi di Sergai

Sementara itu, kondisi jalan provinsi  ruas Serdangbedagai (Sergai)-Batubara yang melintasi Desa Penggalangan Kecamatan Tebingsyahbandar terlihat kupak-kapik sepanjang belasan kilometer. Kondisi buruknya jalan itu kerap membuat penumpang mobil angkutan umum maupun mobil pribadi dan taksi mengalami mual-mual.

Andi dan Yono kepada SIB, Jumat (16/11) saat melakukan perjalanan dari Sergai menuju Batubara mengatakan, selain memiliki kedalaman lubang sekitar 2 hingga 5 Cm,  ruas jalan itu ketika musim hujan juga terlihat becek mirip kubangan kerbau.

"Kerusakan jalan sudah sangat parah serta sudah bertahun-tahun dibiarkan rusak. Sedih juga melihat para pengendara yang harus susah payah dan ekstra hati-hati ketika lewat di sini. Semoga  Dinas PU Pemprovsu segera memerbaikinya," harap Yono.

Pantauan SIB, selain jalan yang kupak-kapik, drainase di sepanjang sisi jalan yang berfungsi menyerap air di kawasan itu juga terlihat tak berfungsi. Kendati demikian, belum ada tanda-tanda akan diperbaiki Pemprovsu. (MRF/f)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Pria di Sergai Ditemukan Meninggal Saat Mengemudi Mobil

Medan Sekitarnya

Razia Gabungan THM, Polisi Pastikan Situasi Aman Jelang Ramadhan di Siantar

Medan Sekitarnya

Cegah Aksi Balapan Liar, Polisi Gelar Operasi Malam di Pusat Kota Siantar

Medan Sekitarnya

Enam Saksi Dihadirkan, Fakta Persidangan Ungkap Skema Kerja Sama

Medan Sekitarnya

Asahan Raih 12 Medali di Kejuaraan Pencak Silat di Tebing Tinggi

Medan Sekitarnya

Kasus Eks HGU PTPN II Bergulir, IAW Desak Kejati Sumut Jerat Korporasi dan Buka 14 Temuan BPK Lainnya