Medan (SIB)
Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin memimpin apel kesiapan penanggulangan bencana untuk Tahun 2020, Rabu (15/1) pagi di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumatera Utara.
Turut hadir Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, para PJU Polda Sumut dan undangan yakni Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB, Ketua DPRD Sumut, Kajati Sumut, Ketua Pengadilan Tinggi Sumut.
Pangkosek Hanudnas III, Dan Lantamal I Belawan, Kabinda Sumut, Ka BNNP Sumut, Dan Lanud Suwondo, Plt Wali Kota Medan, Ka BPBD Sumut.
Selanjutnya, Kasat Pol PP Sumut, Kadis Kesehatan Prov Sumut, Kadis Bina Marga dan Konstruksi Sumut, Ka PMI Sumut, Ka BMKG Sumut, Kapolhut Sumut, Ka Basarnas Medan, KP2K Medan, Kasat Pol PP Kota Medan.
Apel gabungan juga dengan melibatkan 1.180 personel dengan rincian Polri 840 personel, TNI 180 personel, BPBP Prov Sumut 30 personel, Basarnas Medan 30 personel.
P2K Medan sebanyak 30 personel, Sat Pol PP Medan 30 personel, Polhut Prov Sumut 10 personel, Din Kes Prov 10 personel, BMKG Medan 10 personel, PMI Prov Sumut sebanyak 10 personel.
Sedangkan untuk mendukung kegiatan tersebut disiapkan sarana dan prasarana dengan menggelar Kendaraan Dinas saat apel yakni mobil Rescue Dit Samapta 2 unit.
Mobil truk Brimob 3 unit, mobil Patroli Pom TNI AD, AU, dan AL sebanyak 3 unit, mobil Provos Polda Sumut 1 unit, mobil Lalu Lintas Dit Lantas Poldasu 5 unit, mobil Binluh Dit Binmas 1 unit, mobil Dit Pam Obvit 1 unit, mobil Patroli Dit Samapta 5 unit.
Selanjutnya, mobil Satwa (K-9) 2 unit, mobil Ambulance Bid Dokkes 3 unit, mobil Pemadam Kebakaran 2 unit, mobil Ambulance Dinkes 2 untuk, mobil Sat Pol PP Kota Medan 1 unit, mobil Derek 1 Unit, mobil DVI Bid Dokkes 1 unit.
Mobil Trauma Healing Bid Dokkes 1 unit, mobil Basarnas 1 unit, mobil BPBD Prov. Sumut 1 unit, perahu karet Dit Polair 2 unit, sepeda motor Patra 10 Unit, sepeda motor Samapta 10 Unit, sepeda motor Dit Lantas 8 Unit.
Diharapkan agar seluruh personel baik dari Prov/Kota/Kab serta TNI dan Polri agar mampu mengoperasikan seluruh sarana dan prasarana yang ada serta mampu mengatasi apabila terjadi kendala pada peralatan tersebut.
Kepada seluruh personel dalam menghadapi situasi bencana alam baik itu banjir, tanah longsor maupun angin puting beliung/badai tidak bisa sendiri-sendiri, melainkan menghadapinya harus secara bersama-sama.
Untuk itu kata Sormin, tim trauma healing, baik dari TNI-Polri maupun Prov/Kab/Kota agar dipersiapkan dan disinergikan untuk membantu para korban yang terkena dampak musibah. (T04/d)