Plt Wali Kota Medan Temukan Sisa Materil Jalan Tol Hambat Aliran Sungai Bederah

Redaksi - Minggu, 16 Februari 2020 11:08 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_5369_Plt-Wali-Kota-Medan-Temukan-Sisa-Materil-Jalan-Tol-Hambat-Aliran-Sungai-Bederah.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Foto: SIB/Dok
Tinjau Sungai : Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution meninjau aliran Sungai Bederah di samping gerbang Tol Helvetia Jalan Kapten Sumarsono, Jumat (14/2). 

Medan (SIB)

Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi meninjau aliran Sungai Bederah di samping gerbang Tol Helvetia Jalan Kapten Sumarsono, Jumat (14/2), untuk mengetahui penyebab serta upaya mengatasi banjir yang kerap dikeluhkan warga Perumnas Helvetia ketika hujan deras.

Saat melakukan peninjauan, Akhyar didampingi Plt Kadis Pekerjaan Umum Kota Medan Zulfansyah, Kabag Humas Setda Kota Medan Arrahman Pane, Camat Medan Helvetia Andi Mario Siregar, serta Project Director PT Hutama Karya Pengembangan Jalan Tol Medan-Binjai Hestu Budi.

Diketahui, pembangunan di sekitar lokasi menyebabkan Sungai Bederah sempit dan dangkal, sehingga aliran sungai melambat ketika melintasi kawasan tersebut. Karena sungai tak mampu menampung debit air saat hujan deras terjadi, air sungai lalu meluap dan menggenangi rumah warga.

Ketika menyusuri dan melihat kondisi Sungai Bederah, Akhyar mendapati adanya hambatan aliran air akibat sisa material pembangunan gerbang tol yang belum diangkat.

Untuk mengatasi itu, Akhyar meminta Pemko Medan bersama Pemkab Deliserdang dan PT Hutama Karya selaku pengembang jalan tol Medan-Binjai untuk mengangkut batu-batu sisa material yang dinilai menghambat aliran air, agar nantinya aliran air dapat berjalan lancar.

“Ini kita lihat penyebab hambatan aliran air di Sungai Bederah. Saat pembangunan Gerbang Tol Helvetia, ada sisa material yang tidak diangkat dan menyebabkan semua sampah sangkut,” ujarnya.

Akhyar menyempatkan diri mendengarkan keluhan masyarakat, yang selama ini mengalami banjir di sekitar rumahnya. Menanggapi itu, Akhyar mengaku Sungai Bederah akan dinormalisasikan. Untuk itu, diharapkan warga tidak lagi membuang sampah ke sungai, karena tindakan itu juga merupakan salah satu penyebab terjadinya banjir.

Melihat adanya sampah berserakan, Akhyar langsumg meminta warga untuk mewadahi sampahnya masing-masing. Menurutnya, sampah yang berserakan itu akan terbawa ke sungai saat hujan, sehingga aliran sungai tersumbat.

“Saya minta masyarakat agar mewadahi sampahnya masing-masing. Jangan buang sampah sembarangan apalagi ke parit, karena sampah yang ada di jalan akan terbawa ke parit dan sungai, lalu menyumbat aliran sungai. Mari kita bergotongroyong menjaga Kota Medan tetap bersih, indah, cantik dan rapi," ajaknya. (M15/q)

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Era Baru AI Phone, 400 Juta Warga Dunia Gunakan Kecerdasan Buatan Samsung

Medan Sekitarnya

Polres Belawan Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Kelurahan Tangkahan

Medan Sekitarnya

Henry Jhon Hutagalung Minta Wali Kota Jangan Persempit Ruang Jualan Daging Babi

Medan Sekitarnya

Masyarakat Saribudolok Minta PLN Tidak Memadamkan Listik Selama Ramadan

Medan Sekitarnya

Polres Tanjungbalai Gelar Patroli Asmara subuh

Medan Sekitarnya

Gerakan ASRI dan Arah Baru Kebijakan Lingkungan di Era Prabowo