Terima Audiensi Panitia Seminar BKAG

Kapolrestabes Medan Minta Pimpinan Jemaat Bertanggung-jawab dan Punya Empati

Redaksi - Jumat, 21 Februari 2020 11:28 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_932_Kapolrestabes-Medan-Minta-Pimpinan-Jemaat-Bertanggung-jawab-dan-Punya-Empati.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Foto: SIB/Dok
BKAG: Kapolrestabes Medan Kombes Johnny Eddizon Isir saat menerima  Panitia Seminar Kerukunan Umat Beragama BKAG Medan di Mapolrestabes Medan, Rabu (19/2). Terlihat Sekretaris Umum BKAG Kota Medan Pdt L Steven Kumenit STh MMin dan Pdt Kr

Medan (SIB)

Kapolrestabes Medan Kombes Johnny Eddizon Isir meminta semua pimpinan agama merangkul jemaatnya. “Pimpinan seluruh agama, bila merangkul hati individu yang dipimpinnya, pasti mendatangkan damai. Bila ada pertengkaran bahkan perselisihan, muaranya yang tercoreng adalah institusinya,” ujarnya di Medan, Rabu (19/2) saat menerima Panitia Seminar Kerukunan Umat Beragama Badan Kerjasama Antar-Gereja (BKAG) Medan di Mapolrestabes Medan.

Mantan Ajudan Presiden Joko Widodo itu mengatakan, pimpinan agama dan aliran kepercayaan atau apapun itu, jika memiliki empati dan merealisir tanggung jawab sebagai pimpinan, pasti tidak akan muncul pertengkaran. Sama halnya antarumat beragama. “Jika masing-masing sadar bahwa agama itu untuk meningkatkan iman, tidak mencampuri urusan ibadah orang lain, maka pasti tercipta kerukunan,” tegasnya.

Ia mengaku miris dengan kondisi pertengkaran di satu agama apalagi antarumat beragama. Pria berdarah Papua - Jawa itu menyebut jemaat satu gereja yang sekarang ada ketidakharmonisan. “Kita beragama ini untuk apa sih? Untuk bertengkar... aduh,” ujarnya sambil menutup kepalanya dengan kedua tangannya.

Sebelumnya, Sekretaris Umum BKAG Kota Medan Pdt L Steven Kumenit STh MMin meminta Kombes Johnny Eddizon Isir sebagai pembicara di seminar yang bakal digelar Maret. Permintaan tersebut dipenuhi. “Tapi, mohon maaf, saya bukan juru rukun. Jika sesama bangsa Indonesia paham tugas dan fungsinya, maka sudah rukun hidup dalam bangsa dan negara,” ujarnya.

Rombongan berintikan Pdt Sardinan Hutauruk, Pdt Krisman Saragih STh yang Gembala Sidang Gereja Pentakosta Sumatera Utara / Pinksterkerk (GPSU/P), pengerja gereja RudiWati, Bendahara BKAG Medan Risma Nadeak.

Krisman Saragih melaporkan, kegiatan tersebut sebagai program tahunan BKAG Kota Medan Tahun 2020. Menurutnya, program yang sifatnya mempinaan umat,” ujarnya sambil mengatakan program kerja dan kepanitiaan tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 43/BKAG-Mdn/I/2020. Pada SK tersebut, dikatakan Steven bahwa Pdt Waldemar Aritonang STh sebagai Ketua, Pdt Tiurma Butarbutar STh sebagai Sekretaris dan Pdm Krisman Saragih STh sebagai Bendahara. “Kebetulan panitia inti bertugas di urusan lain,” ujar Saragih.

Ia melaporkan, seminar khusus para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda yang nantinya diharapkan menyosialisasikan hasil seminar ke warga lainnya. “Kami berharap, setelah seminar terjadi pemahaman lebih maksimal dan silaturahim lebih dalam antarpimpinan yang dicontoh jemaat,” tutup Krisman. (R10/c)

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Pedagang di Tapteng Sebut Harga Komoditas Belum Stabil

Medan Sekitarnya

Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ringkus 718 Tersangka Narkoba. Sita 156 Kg Sabu

Medan Sekitarnya

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Selama Ramadhan

Medan Sekitarnya

Ramadan 1447 H, Pemkab Labura Ajak 8 Ustadz Kunjungi Delapan Masjid

Medan Sekitarnya

Sungai Simanggar Alami Sedimentasi, Bupati Batubara Minta Penanganan Cepat PSDA Provinsi Sumut

Medan Sekitarnya

Sebulan Diburon, Polsek Tanjungmorawa Tangkap Pelaku Curanmor