Langkat (SIB)
Ratusan guru honorer Madrasah Kabupaten Langkat berunjukrasa ke Kantor Kemenag Langkat, Selasa (25/2) sore, menuntut pembayaran gaji yang menunggak selama 9 bulan.
Menurut Junaidi, salah seorang pendemo dari salah satu Madrasah Aliyah di Kecamatan Besitang, honor yang dituntut yakni lima bulan di tahun 2016 dan sejak Oktober 2018 hingga 2019 yang belum dibayar.
Junaidi meminta Kemenag Kabupaten Langkat bersama Kasi Pendidikan Madrasah transparan dengan dana tersebut. Herman salah seorang guru dari Secanggang juga mengemukakan hal serupa.
Hasil pantauan, beberapa perwakilan guru di sela-sela orasi melakukan dialog secara tertutup dengan Kakan Kemenag Langkat Zulfan Effendi didampingi Kasi Pendiikan Madrasah Siti Aminah dan jajaran Kemenag.
Usai dialog Siti Aminah yang ditanyai mengenai anggaran honor tersebut diakuinya tidak ada. Saat ditanyakan lebih detail prihal honor dimaksud di tahun berikutnya dirinya menyebut tidak ada masalah, sambil meninggalkan wartawan.
Hingga berita ini dibuat ratusan juga masih berkumpul di halaman Kantor Kemenag Langkat menuntut pembayaran honor mereka yang tertunggak. (M24/c)