Akibat Covid-19, Penumpang KM Kelud Anjlok 70 Persen

* Yang Berangkat Harus Ber KTP Sesuai Tujuan
Redaksi - Selasa, 07 April 2020 11:14 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/berita/dir042020/_4812_Akibat-Covid-19--Penumpang-KM-Kelud-Anjlok-70-Persen.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
tribunnews
Kapal Kelud tiba di Pelabuhan Bandar Deli, Belawan 

Medan (SIB)

Akibat Covid -19, penumpang angkutan laut PT Pelni Medan-Belawan yakni KM (Kapal Motor) Kelud dengan tujuan Batam dan Jakarta anjlok sebesar 70% bahkan bisa meningkat 80%.

"Pembelian tiket kapal Pelni yang dilayani setiap keberangkatan KM Kelud dari Belawan yakni yang ber KTP sesuai tujuan Batam dan Jakarta," kata Kepala Cabang PT Pelni Medan M Lutfi Israr Sutan, Senin (6/4).

Dikatakannya, bagi penumpang yang tidak ber-KTP sesuai tujuan tidak akan dilayani, kecuali ada yang bertanggung jawab yang bersangkutan ada yang menjamin di tempat tujuan. Dengan ketentuan yang bukan KTP sesuai tujuan itu harus mengisolasikan diri salah satunya untuk memutus mata rantai Covid-19.

Tapi memang, katanya, penurunan jumlah penumpang KM Kelud karena masyarakat sudah menyadari untuk tidak bepergian dalam suasana Covid-19 sekaligus mengikuti anjuran pemerintah

Menurutnya, penurunan arus penumpang KM Kelud mulai terjadi pada minggu pertama Maret 2020 sebesar 50% dan meningkat lagi pada Minggu ketiga hingga 70% dan hingga keberangkatan kapal pada hari ini Selasa 7 April 2020 yang hanya membawa penumpang berjumlah 205 orang yakni 198 orang dewasa dan 7 orang anak.

"Sebelumnya jumlah yang berangkat masih 400 hingga 500 orang, namun yang berangkat Selasa 7 April 2020 hanya 205 orang saja padahal kapasitas atau seat kapal yang tersedia 2607 seat," ucapnya.

Ia juga menyinggung penurunan penumpang kapal belum pernah terjadi hingga 70% karena saat low season saja hanya turun 40%.

Setiap keberangkatan KM Kelud dari Pelabuhan Belawan 80 sampai 90% didominasi tujuan Batam, sedangkan selebihnya tujuan ke Jakarta (Tanjung Priok).

Untuk mencegah Covid-19, Pelni memberlakukan beberapa aturan di antaranya ketika penumpang turun dari kapal, kapal sudah disemprot disinfektan dan penumpang yang akan masuk ke kapal untuk berangkat wajib menggunakan masker.

"Jika tidak pakai masker maka penumpang tersebut tidak boleh naik ke dalam kapal. Penumpang yang badannya panas juga tidak kita berangkatkan," ungkapnya.

Selain itu, Pelni juga memberlakukan physical distancing di dalam kapal maupun di loket.

Diakuinya, jadwal keberangkatan kapal KM Kelud dari Pelabuhan Belawan tidak ada perubahan, tetap berangkat pada Selasa pukul 10.00 WIB. Begitu juga dengan harga tiket, tidak ada mengalami kenaikan. Misalnya kelas ekonomi untuk penumpang dewasa dari Belawan ke Batam Rp 230 ribu dan Belawan ke Tanjung Priok Rp 422 ribu. (M2/d)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Pansus DPRD Siantar Ukur Ulang Lahan Eks Rumah Singgah Rp14,5 M

Medan Sekitarnya

Pegawai Pelindo Sibolga Gotong Royong Ciptakan Terminal Penumpang Bersih dan Rapi

Medan Sekitarnya

Pansus DPRD Ajukan Perpanjangan Waktu Tuntaskan Dugaan Penyimpangan Pembelian Eks Rumah Singgah

Medan Sekitarnya

Pungli Berujung Perusakan Bus, Polisi Tangkap Warga Belawan

Medan Sekitarnya

Iman Rachman Mundur dari Jabatan Dirut BEI Usai IHSG Anjlok

Medan Sekitarnya

Pedang Demokrasi Gelar Aksi di Kantor DPRD dan Kejari Pematang Siantar