Driver Trans Metro Deli Wajib Lolos Kompetensi Kemenhub RI

Redaksi - Rabu, 06 Januari 2021 18:17 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2021/01/_9999_Driver-Trans-Metro-Deli-Wajib-Lolos-Kompetensi-Kemenhub-RI.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Foto SIB/Danres Saragih
KOMPETENSI: Aldy Adiwiguna dan Jimmy Tamba saat meberikan pengarahan kepada driver pengemudi BTS di Pool Trans Metro Deli, Medan Amplas, baru-baru ini. 

Medan (SIB)

Driver Buy The Service (BTS) atau Trans Metro Deli disertifikasi Kementerian Perhubungan, untuk merubah sikap dan perilaku pengemudi angkutan BTS baru-baru ini di Pool Bus Trans Metro Deli, Jalan Dame, Timbang Deli, Medan Amplas.

Direktur Trans Metro Deli, Djumongkas Hutagaol kepada wartawan mengatakan, kegiatan diapresiasi karena merupakan peningkatan kompetensi driver awak bus BTS. “Driver yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat dari Kemenhub RI,” ungkapnya.

Djumongkas didampingi Manajer Hendrik Ginting dan Kabag Operasional Jimmy Tamba menyampaikan rasa syukurnya mengingat sejak diluncurkan 16 November 2020 lalu, operasional BTS berjalan lancar, aman dan tidak ada hambatan.

Bahkan, selama dua pekan beroperasi, BTS Medan berhasil di puncak terbanyak penumpang dibandingkan 5 kota lainnya di tanah air, yaitu 50 ribu penumpang dari 3 koridor yang dilayani, yakni Lapangan Merdeka-Amplas, Lapangan Merdeka-Tuntungan dan Lapangan Merdeka-Tembung.

Dia tidak menepis keluhan masyarakat, karena belum permanennya bus stop atau halte BTS di koridor tersebut. Menurut dia, masih dijadikannya bus stop sebagai lahan parkir dan tempat berdagang pedagang kaki lima menjadi kendala yang harus segera dicarikan jalan keluarnya.

Sekretaris Lembaga Sertifikasi Kompetensi Mengemudi Indonesia, Aldy Adiwiguna mengungkapkan, pentingnya standar kompetensi pengemudi angkutan massal agar dapat memberikan layanan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Kompetensi pengemudi menjadi kewajiban dasar mengingat tugas pengemudi membawa penumpang, sehingga keselamatan serta kenyamanan menjadi prioritas utama layanan yang diberikan BTS.

Sementara Jimmy Tamba menambahkan, kegiatan peningkatan kompetensi pengemudi merupakan kelanjutan dari pendidikan dan pelatihan yang telah dilaksanakan sebelumnya, dengan tujuan utamanya adalah peningkatan layanan pengemudi BTS kepada masyarakat. (M12/c)

Sumber
: Hariansib edisi cetak

Tag:

Berita Terkait