Pimpinan Free Methodist dari AS dan Philipina Supervisi Mid Visi Misi Hasil Konferensi Agung GMMI

Redaksi - Minggu, 07 Mei 2023 18:06 WIB
Ist/harianSIB.com
Bishop GMMI Prof Dr Poltak Sinaga BA SE MSi
Medan (SIB)Tim dari Free Methodist Washington DC, Amerika Serikat dan Filipina mengunjungi Kantor Pusat Gereja Methodist Merdeka Indonesia (GMMI) Jalan Gedung Arca 49 Medan. Sejak Kamis (4/5) tim berada di Medan dengan segala agenda, termasuk mendaaman iman bagi warga Kristen khususnya keluarga besar GMMI.St P Sianipar dari panitia kegiatan, Sabtu (6/5), mengatakan, tim tersebut di antaranya Rev David Clemente dari Amerika Serikat, bergabung dengan misionaris dari Filiphina seperti Rev Bryan, Rev Bryan Williams, Rev S Chua dan Ms Fecyl E Valleser, tiba dan berada di Lintongnihuta, Humbang Hasundutan untuk kegiatan religi. “GMMI bahagia sebab mitra di AS dan negara Asia memberi penguatan. Baik untuk pelayanan gerejawi dan pelayanan sekuler,” tambahnya.Ia memastikan, kehadiran pimpinan Free Methodist dari negeri adidaya semakin menguatkan kebersamaan dalam GMMI. “Otomatis memberi pencerahan. Dari sisi nasional, ada ‘promosi’ karena tetamu dari negara asing akan bercerita sesuai pengalamannya mengunjungi Danau Toba sebab perjalanan ke bona pasogit melewati danau terindah itu,” tutup St P Sianipar.Bishop GMMI Prof Dr Poltak Sinaga BA SE MSi mengatakan, hasil Konferensi Agung yang memilihnya sebagai Bishop masa bakti 2020 - 2025 memiliki banyak program. Dalam perjalanannya, ada supervisi yang disesuaikan dengan perkembangan kekinian. “Supervisi mid visi nisi hasil Konferensi Agung GMMI untuk penguatan pengabdian pada jemaat dan masyarakat,” tegas tokoh pendidikan nasional tersebut.Menurutnya, agenda pada kunjungan kali ini, tetamu dari AS dan Filipina dibawa berkeliling ke gereja-gereja GMMI yang sedang berbenah dan berkembang. “Mulai dari Medan hingga ke bona pasogit. Kali ini fokus pada penguatan iman kaum milenial bahkan Generasi Z,” tambahnya.GMMI kan memiliki keabsahan sesuai SK Dirjen Bimas Kristen Kemeang I No E/Ket/344/822/788; N0 189 Tahun 1968; DJIII/Kep/IHK 00.5/14/ ; 533/2005. Artinya, tunduk pada peraturan di Republik Indonesia sesuai pengakuan negara tapi terus bermitra dengan pusat Free Methodist.Kunjungan pimpinan dari luar tersebut didampingi penerjemah Ev Gandi Karya Ginting yang konten kreator serta musisi Sonny Pranata Siregar. (R10/a)

Sumber
: Koran SIB

Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Remaja GMMI Gedung Arca “Bermain Cahaya” untuk Koreografi Tari Lilin

Medan Sekitarnya

Pimpinan Free Methodist dari AS dan Philipina ke Bona Pasogit, GMMI Buka Pos Pelayanan di Nias

Medan Sekitarnya

Kidung GMMI dari Rev David Clemente dan Misionaris AS serta Filiphina

Medan Sekitarnya

Pdt Binsar Manurung : Puluhan Tahun Bersahabat dengan Almarhum YM Bhikkhu Jinadhammo Mahathera