Medan (SIB)Relawan Masyarakat Pendukung Ganjar (MPG) Sumut berikrar bersama dengan menyatakan siap menangkan Ganjar Pranowo jadi Presiden RI pada Pilpres 2024 dengan target 53,2 persen suara di Sumut.Hal ini dinyatakan Ketua DPW MPG Sumut Budiman P Nadapdap SE dan seluruh DPD MPG Kabupaten/Kota di Sumut dalam Raker (rapat kerja) dan konsolidasi MPG yang dihadiri Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut Soetarto, Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting, mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Japorman Saragih, sayap PDI Perjuangan seperti Baitul Muslimin, Ikatan Cendikiawan Karo, Ketua Pembina MPG Barata Sembiring Brahmana dan Panda Nababan, Jumat (28/4) di JW Mariot Hotel Medan."Kita harus lebih konsentrasi di zona abu-abu, untuk memenangkan capres Ganjar Pranowo, dengan memiliki strategi yang jitu dengan kerjasama relawan dan Parpol (partai politik) pendukung Ganjar," tegas Budiman.Wilayah zona abu-abu yang harus all out menangkan Ganjar, lanjut Budiman Nadapdap, terdapat 11 kabupaten/kota dengan jumlah pemilih 6.379.603, yakni di Langkat, Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai, Tebingtinggi, Batubara, Asahan, Simalungun, Labuhanbatu, Labura dan Labusel."Di wilayah ini kita lebih konsentrasi dan fokus merebut suara masyarakat dengan berbagai strategi. Untuk itu, pendukung Ganjar Pranowo sudah harus meningkatkan konsolidasi ke semua kalangan, mulai menetapkan sosok yang menjadi pentolan hingga menggandeng tokoh-tokoh panutan untuk meraih suara masyarakat," katanya.Pergerakan juga harus dilakukan secara masif, karena zona atau wilayah putih menjadi modal awal untuk Ganjar Pranowo, dengan melakukan pendekatan secara kultural, akademisi, wirausaha dan maupun agama."Kalau suara zona putih ada sebesar 22 persen dan ditambah pemilih yang dulunya abu-abu dan hitam yang bisa diraih, maka kemenangan Ganjar Pranowo di Sumut sudah dipastikan kita raih," katanya.Dari pemetaan pemilih di wilayah Sumut, lanjut Budiman, selain wilayah zona abu-abu, juga ada wilayah zona hitam dan zona putih. Pemetaan ini sesuai kemenangan Jokowi pada Pilpres 2019.Untuk zona wilayah hitam terdapat 7 kabupaten/kota, (Tapsel, Madina, Padang lawas, Paluta, Padang Sidempuan, Tanjungbalai dan Binjai) dengan jumlah pemilih 1.286.585 dengan persentase 13 persen."Zona hitam ini ada 7 kabupaten/kota dianggap wilayah kekalahan Jokowi pada Pilpres 2019. Ini yang menjadi ukuran kita pakai, guna lebih fokus pada zona hitam, agar di Pilpres 2024, kemenangan untuk capres dari PDI Perjuangan," katanya.Zona Putih jumlah pemilih 2.123.396 suara dengan persentase 22 persen ada 15 kabupaten/kota, yakni Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, Gunung Sitoli, Tapteng, Sibolga, Tapanuli Utara, Humbahas, Toba, Samosir, Siantar, Karo, Pakpak Bharat dan Dairi.Pemilih di zona putih di Pilpres 2019 akan tetap terjaga untuk Ganjar Pranowo karena masyarakat di wilayah itu anti dengan politik identitas.Disebutkannya, kemenangan Jokowi 2019 di Sumut menjadi patokan untuk memenangkan Ganjar Pranowo, karena tipikalnya sama dan keduanya dilahirkan dari rahim yang sama yaitu PDI Perjuangan.Karena itu, katanya, MPG Sumut juga berkonsentrasi melakukan konsolidasi di 6 daerah pemilihan yakni Langkat, Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai, Asahan dan Simalungun untuk memenangkan Ganjar Pranowo, karena jumlah DPT di enam kabupaten/kota ini ada 5.208.398 dari total DPT Sumut 9.789.584. (A4/c)