Parapat (SIB)Sekitar 95 persen dari ratusan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun yang rusak beberapa bulan terakhir hingga saat ini tak kunjung diperbaiki."Hingga saat ini LPJU di seputaran Kota Wisata Parapat tak kunjung diperbaiki. Situasi gelap dapat membuat wisatawan merasa tak nyaman ketika jalan-jalan pada malam hari," ujar Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Simalungun Robert Pardede didampingi Sekjen PHRI Simalungun Rohimal, di Parapat Kamis (13/7).Disampaikannnya, dari puluhan titik LPJU di wilayah Kota Wisata Parapat telah rusak dan mati beberapa bulan lalu, namun tak kunjung ada perhatian dari pemerintah." Saat ini hanya 5 persen LPJU yang hidup di wilayah Parapat. Pada malam hari situasi di ruas Jalinsum Parapat, mulai dari Tanjung Dolok hingga ruas Sisingamangaraja Parapat serta jalan-jalan arteri dalam kota gelap gulita hingga dikeluhakan wisatawan," ujarnya.Menurut Pardede, sepantasnya Pemerintahan Kabupaten Simalungun memberikan perhatian dan memperbaiki LPJU di Kota Wisata Parapat untuk memberikan kenyamanab bagi wisatawan."Parapat ini harus diperhatikan, karena salah satu penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tinggi dari sektor pariwisata," katanya.Pihaknya telah mengajukan perbaikan dan pembangunan lampu jalan kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk memajukan Kepariwisataan Danau Toba Parapat dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan, namun hingga saat ini tak kunjung diperbaiki.Dirinya berharap ruas jalan menuju Kota Wisata Parapat terang benderang dengan lampu-lampu jalan, disamping dapat memperindah objek wisata, juga demi memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi wisatawan.(D9/c)