Medan (
harianSIB.com)Di tengah-tengah perekonomian dunia yang belum pulih pasca diguncang Covid-19 dan masih berkecamuknya perang, kita dituntut untuk menciptakan lapangan kerja."Kita tidak bisa lagi bertindak sebagai pencari lapangan kerja. Namun dituntut bagaimana menjadi seorang pioneer atau pelopor dalam menciptakan lapangan kerja," ungkap Dr Humuntal Rumapea M.KomHumuntal mengatakan saat ini yang populer di Indonesia adalah ekonomi kreatif. Karena itu, para lulusan UMI harus bisa menciptakan karya dan lapangan kerja, sehingga akan bermanfaat di tengah-tengah masyarakat.Hal itu dikatakannya pada wisuda ahli madya, sarjana, profesi dokter dan pascasarjana UMI periode II tahun 2023, di Convention Hall Hotel Danau Toba, Kamis (14/10/2023). Wisudawan yang diwisuda sebanyak 462 orang, yang dirangkai dengan pengukuhan Prof Dr. Anton P. Sinaga, MS sebagai guru besar.Ketua Panitia Prof. Dr. Himpun Panggabean, M.Hum dalam laporannya menyebutkan dari 462 orang yang diwisuda, lima mahasiswa memperoleh indeks pretasi cumlaude.Ketua YPGMI Wilayah I, Pdt Binran Sipayung dalam sambutannya mengatakan, ilmu yang sudah diperoleh harus terus diasah dan didalami.“Jangan menunggu saat sudah mapan, namun bagilah waktumu dan daftarkan segera ke tingkat pendidikan ke jenjang Strata-2,” ucapnya.Ia juga berpesan agar para wisudawan menyikapi setiap masalah dengan berpikir jernih dan positif."Jaga nama baik almamater UMI dan berikan pengaruh yang positif pada almamater di masa yang akan datang," tuturnya.Wisuda dihadiri Pimpinan GMI Wilayah I Bishop Kristi Wilson Sinurat S.Th M.Pd, ketua YPGMI Pdt Binran Sipayung, Rektor UMI Dr Humuntal Rumapea M.Kom, para WR I-III, dekan dan dosen. Juga hadir Anggota DPR-RI dr.Sofyan Tan dan Kepala LLDikti Wilayah I Sumut Prof. Dr. Saiful Anwar Matondang, MA, Ph.D melalui zoom. (*)