Medan (SIB)Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumut H Ahmad Qosbi SAg MM diwakili Ketua Tim Kerukunan Umat Beragama (KUB) dan Pelayanan Agama Khonghucu, Ibnu Mufid menghadiri acara Sembahyang Besar Dongzhi atau Tangcek yang merupakan satu dari 15 hari besar Khonghucu, Kamis (28/12) di Medan.Kakanwil Kemenag Sumut mengapresiasi atas penyelenggaraan Dongzhi menunjukkan pengejawantahan moderasi beragama, yakni mengundang elemen lintas agama dan lintas suku.Pemerintah menjalankan program Trilogi Kerukunan, yaitu kerukunan internal umat beragama, kerukunan antar umat beragama dan kerukunan umat beragama dengan pemerintah.Pemerintah menghargai setiap orang yang menggerakkan program Trilogi kerukunan, serta wajib disosialisasikan seluas-luasnya untuk memacu semangat umat beragama bersama-sama menjalankan program Trilogi Kerukunan dan menangkis hoax dan paham radikalisme.Kemudian mengimbau seluruh umat Khonghucu, khususnya pengurus Parakhin menyosialisasikan empat indikator moderasi beragama, yaitu komitmen kebangsaan Indonesia, toleransi, antiradikalisme dan penghormatan serta penghargaan terhadap tradisi.Kepala Bidang Pendidikan Pusbimdik Khonghucu Kementerian Agama RI, Suparno diwakili Kepala Pusat Bimbingan Agama Khonghucu Kementerian Agama RI, Dr Susari MA menyampaikan selamat hari Sembahyang Dongzhi kepada umat Khonghucu di Indonesia, khusus Kota Medan.Dia menekankan pentingnya umat Khonghucu menjalankan ajaran agama secara baik dan benar, menjaga kerukunan internal serta kerukunan antarumat beragama dan menjaga empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar 45, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Ketua Perkumpulan Rohaniawan Khonghucu Indonesia Sumut (Parakhin Sumut), Djohan Adjuan berterima kasih kepada undangan dan berharap syukuran Dongzhi membawa berkah bagi bangsa dan negara, dan apresiasi kepada pihak Kementerian Agama yang telah hadir. (**)