Medan (harianSIB.com)Kalangan pemerhati pendidikan mendukung permintaan Pimpinan
Komisi X DPR RI supaya
Kemendikbudristek melarang
study tour untuk semua sekolah di tanah air yang telah menyelesaikan pendidikan sekolah ke luar daerah. Hal itu disampaikan Drs Anton S dan Drs Darwin S MPd kepada SIB di Medan, Jumat (24/5/2024). Menurut Anton, program
study tour atau acara perpisahan bagi peserta didik yang telah tamat dinilai membebani para orangtua siswa terutama dari keluarga tidak mampu. Dikatakan, pihak sekolah harus melihat kondisi atau keadaan kehidupan peserta didik, mengingat situasi perekonomian saat ini tengah terpuruk dan tidak menentu. Senada dikatan Darwin S, pihak sekolah juga harus mencermati lokasi atau tempat pertemuan atau wisata yang tergolong rawan akibat faktor alam maupun cuaca. Dia berharap kiranya pihak sekolah di daerah ini membatalkan kegiatan
study tour atau acara perpisahan siswa, sebaiknya digelar di sekolah demi kenyamanan.(**)