NeutraDC Bicarakan Perlindungan Data Pribadi di Indonesia dalam Diskusi di Singapura

Oki Lenore - Sabtu, 08 Juni 2024 19:20 WIB
Foto: Dok/Aditya Pramudya
DISKUSI: Dirjen Aptika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan (dua kiri) dan Direktur Group Business Development Telkom Honesti Basyir (tengah) saat menjadi panelis dalam diskusi panel yang digelar NeutraDC bersama KBRI Singaura, Jumat (7/6/2024).
Singapura (harianSIB.com)PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura menggelar diskusi panel bertema 'Explore Data Protection Policies Supporting Global Enterprise's Expansion in Indonesia' di KBRI Singapura.

Diskusi, sebagaimana siaran pers yang diterima Jurnalis SIB News Network (SNN) di Medan, Sabtu (8/6/2024), membahas berbagai aspek kebijakan pelindungan data pribadi di Indonesia, menghadirkan empat panelis yakni Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan; Direktur Group Business Development Telkom, Honesti Basyir; Partner K&K Advocates, Danny Kobrata; dan Chief Marketing Officer Straits Interactive, Alvin Toh.

Duta Besar RI Singapura, Suryo Pratomo, menekankan pentingnya data center sebagai infrastruktur inti dalam mencapai ekonomi digital Indonesia yang berbasis data.

"Dengan adanya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, Indonesia dapat semakin memperkuat posisinya menjadi pusat penyimpanan data baik domestik maupun internasional," ujar jurnalis senior Indonesia tersebut.

Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, menyoroti evolusi regulasi pelindungan data di Indonesia yang terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

"Saat ini, prioritas utama dan tantangan terkait penegakan kebijakan pelindungan data di Indonesia adalah memastikan bahwa semua pihak mematuhi standar yang telah ditetapkan," jelasnya.

Pembicara lain, Direktur Group Business Development Telkom, Honesti Basyir, menjelaskan, langkah-langkah yang telah diambil Telkom dalam menanggapi kebijakan pelindungan data.

"Kami memiliki bisnis unit pusat data melalui NeutraDC dengan skala besar dan berstandar internasional. Sehingga kami sangat memerhatikan kebutuhan pelindungan data demi memberikan ketenangan dan kenyamanan untuk para pelanggan kami," katanya.

Indonesia semakin menjadi pasar yang menarik bagi industri pusat data dengan pertumbuhan tertinggi di Asia Tenggara, didukung oleh kemudahan investasi dari pemerintah dan regulasi pelindungan data yang kuat.

NeutraDC hadir sebagai mitra yang andal dengan lokasi strategis di Singapura dan beberapa daerah di Indonesia.

CEO NeutraDC, Andreuw Th A F, menegaskan komitmen NeutraDC tidak hanya berfokus pada keamanan data dan kepatuhan regulasi, tetapi juga terus berinovasi untuk menjadi data center yang dapat diandalkan sebagai AI Enabler. (**)

Editor
: Donna Hutagalung

Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Mulai 9 Maret, 252 SPPG di Sumut Ditutup Sementara

Medan Sekitarnya

Pekan Ramadan Sumut 2026 Resmi Dibuka, Bobby Nasution Ajak Perkuat Ekonomi dan Kebersamaan

Medan Sekitarnya

Polres Simalungun Pantau 15 SPBU, Imbau Warga Tidak Panic Buying

Medan Sekitarnya

Polres Tanjungbalai Gelar Tanam Jagung Serentak Kuartal I 2026

Medan Sekitarnya

Groundbreaking Alaya Samera di Medan Johor, Hunian Modern Bebas Banjir dengan Lokasi Strategis

Medan Sekitarnya

Teheran Diguncang! 80 Jet Tempur Israel Serang Pusat Militer Iran