Medan (harianSIB.com)Tim pemerintah terdiri dari personel polisi, Dinas Perhubungan dan Satpol PP makin intensif menertibkan 'terminal liar' yang selama ini dijadikan perusahaan angkutan penumpang umum sebagai tempat menunggu dan menaikkan penumpang di
Kota Medan.
Salah satu bukti dari penertiban itu, adalah dengan terpasangnya segel di bangunan bertuliskan Nice Grup Jalan Sisingamangaraja Kota Medan.
Sementara tulisan besar Paradep yang tertempel pada bangunan tidak jauh dari bangunan bertuliskan Nice Grup terlihat sudah ditutup dengan plastik hitam.
Seorang pria yang duduk di sana menyebut, bus Paradep dan Nice memang tidak lagi menunggu dan menaikkan penumpang di lokasi itu sejak beberapa hari lalu.
Namun, bila ada paket dan penumpang yang datang, tetap diterima dan diantar pakai mobil ke kawasan Amplas tempat bus Nice atau Paradep menaikkan penumpang untuk selanjutnya dibawa ke tempat tujuan di luar Kota Medan.
Dari pengamatan, lokasi Nice Grup dan Paradep di Jalan Sisingamangaraja, bagian inti Kota Medan ini tergolong 'hebat' karena selama ini memang nyaris 'tak tersentuh' walau tim aparat terkait sudah melakukan penertiban dengan mengerahkan personel yang banyak.
Namun pada penertiban terakhir ini, kata sumber yang layak dipercaya, dua tempat yang berdekatan dengan Mesjid Raya di Jalan Sisingamangaraja Kota Medan itu, tak mungkin lagi 'lolos' karena tim penertiban yang turun langsung dipimpin orang Polda Sumut.
Disebut sumber itu, penertiban 'terminal' liar di Kota Medan akan terus gencar dilakukan bersamaan dengan penertiban beberapa pasar di Kota Medan, hingga semuanya benar-benar tertib, seperti 'terminal liar' di Ring Road, di Jalan Jamin Ginting, Jalan Ngumban Surbakti, Jalan Willian Iskandar, Jalan Gatot Subroto dan yang lainnya di Kota Medan. (**)