Medan (harianSIB.com) Anggota Komisi A
DPRD Sumut Frans Dante Ginting menilai, penembakan terhadap seorang pelajar di
Perbaungan, Serdangbegadai, mencerminkan fenomena yang semakin mengkuawatirkan terkait
kekerasan di
kalangan remaja dan masyarakat umum, sehingga perlu menjadi perhatian serius mencegahnya.
"Biasanya fenomena seperti ini disebabkan berbagai faktor, yakni adanya peningkatan angka kriminalitas, termasuk penggunaan senjata api, serta aksi-aksi kejahatan yang dilakukan geng motor dan begal," ujar Frans Dante Ginting kepada SIB News Network (SNN), Senin (2/9/2024), melalui telepon dari Medan.
Selain itu, tambah politisi Partai Golkar Sumut ini, ketidakstabilan ekonomi dan sosial di masyarakat yang rentan memicu meningkatnya stres, frustrasi, dan perilaku agresif, yang bisa berujung pada tindakan kekerasan.
"Kemudian, penyebaran senjata api ilegal dan kemudahan akses terhadap senjata ini juga berkontribusi pada meningkatnya insiden penembakan, sehingga aparat penegak hukum perlu melakukan razia secara rutin untuk membersihkan Senpi-senpi yang ilegal beredar di pasaran," katanya.
Frans Dante melihat, beredarnya senpi ilegal ini diduga akibat lemahnya pengawasan terhadap para pengguna atau pemilik senjata api serta penegakan hukum yang belum maksimal, sehingga terjadi insiden-insiden penembakan ala cowboy seperti ini.
"Kejadian ini harus menjadi peringatan serius bagi semua pihak untuk memperkuat upaya pencegahan kekerasan, peningkatan keamanan, serta pengawasan terhadap penggunaan senjata api, terutama di kalangan anak muda," ujar Frans Dante.
Namun demikian, mantan anggota DPRD Karo ini meminta kepada aparat kepolisian untuk secepatnya mengusut secara tuntas kasus penembakan seorang pelajar berinisial MAA (13), warga Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai tersebut, demi tegaknya supremasi hukum.
Penegasan itu diungkapkan Frans Dante Ginting menanggapi tewasnya seorang pelajar berinisial MAA yang diduga akibat penembakan di Jalan Lintas Medan-Tebingtinggi, tepatnya depan pabrik PTPN IV Adolina, Kecamatan Perbaungan, Sergai, Minggu (1/9/2024) dinihari.
Menurut Kapolsek Perbaungan, AKP S Gurusinga melalui Kanit Reskrim, Ipda L Torosky RBP Manik, pelaku penembakan dan motifnya, masih dalam penyelidikan Tim Gabungan Polres Sergai dan Polsek Perbaungan.(*)motor, begal