Medan (harianSIB.com)Para warga Kota Medan sangat menyambut baik tindakan
Polrestabes Medan yang telah membentuk Tim Unit Reaksi Cepat (URC) untuk memburu begal dan sarang geng motor, demi terciptanya keamanan dan ketertiban di Kota Medan yang akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat.Warga menilai pembentukan
Tim URC ini menjadi langkah positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Medan, dari aksi komplotan begal dan geng motor yang kerap terlibat
aksi kriminal seperti balapan liar, perampokan, dan kekerasan yang mengancam keselamatan warga.Beberapa warga Kota Medan seperti O Simbolon, V Batubara, H Solin, K Sihotang dan P Simangunsong kepada Jurnalis SIB News Network (SNN) di Padang Bulan Medan, Senin (14/10/2024) mengatakan, ulah para pelaku begal akhir-akhir ini di wilayah hukum
Polrestabes Medan memang sudah sedemikian meresahkan. Karena sudah banyak yang menjadi korban, baik yang menderita
luka-luka bahkan yang sampai
meninggal dunia.Terakhir, penyerangan terhadap konvoi anggota
Ormas tertentu saat pulang dari acara pelantikan oleh kelompok anggota geng motor di Jalan Gatot Subroto Medan, Minggu (13/10/2024), yang mengakibatkan beberapa orang menderita luka dari kelompok penyerang."Karena itu, tindakan
Polrestabes Medan yang sudah membentuk
Tim URC untuk memburu tim begal dan geng motor pelaku kriminal sangat kita dukung, apalagi bila bertindak lebih tegas dengan menembak di tempat para pelaku begal," kata para warga itu.Sebelumnya, akademisi Roy Fachraby Ginting sudah mendesak
Polrestabes Medan bertindak lebih tegas kepada para pelaku begal. Karena ulah para pelaku begal sudah berdampak terhadap ekonomi masyarakat, utamanya pegiat usaha kuliner malam dengan banyaknya warga yang jadi takut keluar malam.Anggota DPRD Sumut Ebenejer Sitorus juga telah menyatakan dukungannya atas pembentukan
Tim URC Polrestabes Medan.Menurut politisi Partai Hanura ini, masyarakat sangat berharap agar
Tim URC ini bisa menjamin keamanan warga dalam beraktivitas di malam hari, karena selama ini banyak warga menghentikan kegiatan mencari nafkah akibat dihantui rasa ketakutan dari serangan kelompok begal dan geng motor."
Tim URC harus benar-benar mampu merespon cepat dan melakukan penindakan tegas terhadap geng motor yang mengganggu keamanan. Patroli malam hari secara rutin dan penempatan personil di
titik-titik rawan sangat diperlukan," tandas anggota dewan Dapil Asahan, Tanjungbalai dan Batubara ini. (**)