Medan (harianSIB.com) Aparat kepolisian di Sumut diharapkan supaya bertindak lebih tegas terhadap para geng motor pelaku tindakan kriminal di daerah ini.
Harapan itu disampaikan akademisi, Roy Fachraby Ginting SH kepada Jurnalis SIB News Network (SNN) DI Medan, Sabtu (19/10/2024).Dikatakan, masyarakat saat ini sudah sangat geram terhadap para
geng motor pelaku kriminal seperti begal dan sejenisnya. Sebab ulah para pelaku tindakan kriminal itu telah menimbulkan ketakutan bepergian sebagian warga, terutama pada tempat-tempat sepi dan di malam hari. Sehingga sudah berdampak bagi kelangsungan perekonomian terutama bagi mereka penggiat usaha kuliner.Jika
aparat kepolisian belum juga menunjukkan sikap tegasnya bagi para
geng motor pelaku kriminal, menurut Roy Fachraby, bukan tidak mungkin jadi masyarakat sendiri nanti yang bertindak menghakimi para pelaku begal itu, sebagaiman yang viral di medsos belum lama ini, dinana seseorang yang disebut sebagai pelaku begal ditangkap, lalu warga ramai-ramai menyiksa hingga kemudian dibakar."Kita berharap kejadian seperti yang viral di Medsos itu tidak sampai terjadi di Sumut. Warga digambarkan
main hakim sendiri kepada yang disebut pelaku kriminal," kata Roy Fachraby.Diakui, bahwa Polrestabes Medan telah menunjukkan keseriusannya dengan membentuk tim khusus untuk memburu
geng motor pelaku kriminal. Bahkan markas
geng motor sudah digerebek polisi dibeberapa tempat.Namun hal itu dinilai belum cukup. "Karena kejadian pembegalan di daerah ini masih ada terdengar dan belum ada instruksi
tembak di tempat pelaku begal," kata Roy.Karena itu, kepada aparat Polda Sumut diharapkan supaya diberi perintah
tembak di tempat geng motor pelaku kriminal, demi keamanan dan kenyamanan masyarakat. (**)