Medan (harianSIB.com)Pasangan calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Sumut nomor urut 2
Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala berkomitmen mendorong pemekaran provinsi kepulauan
Nias dan daerah lainnya, bila terpilih menjadi gubernur dalam Pilkada 2024.
Hal tersebut ditegaskan Ketua DPP PDI Perjuangan Dedi Sitorus dalam Kampanye Akbar Paslon Edy-Hasan dan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2 Prof Ridha Dharmajaya-Abdul Rani, di Lapangan Sejati Medan, Minggu (10/11/2024).
Ribuan pendukung memadati lapangan sejak pagi. Sejumlah tokoh politik nasional hadir di atas panggung menyerukan dukungan penuh untuk Edy-Hasan. Di antaranya Djarot Syaiful Hidayat, Adian Napitupulu, Dedi Sitorus, Sofyan Tan.
Dedi yang merupakan anggota DPR RI ini menyampaikan, dengan anggaran Sumut yang terbatas, namun wilayahnya yang begitu luas sudah saatnya masyarakat, tokoh pemuda, adat dan DPRD berpikir untuk pemekaran provinsi baru.
"Supaya keadilan merata, orang-orang di Nias membutuhkan program pembangunan, dasarnya adalah jumlah penduduk," kata Dedi.
Politisi PDIP itu menegaskan, bila Paslon Edy-Hasan terpilih menjadi Gubernur Sumut periode 2025-2030. Maka dirinya dengan Yasonna Homongan Laoly yang juga tokoh dari Nias akan mendorong Edy Rahmayadi membangun Pulau Nias melalui ide pemekaran itu.
"Kalau pak Edy jadi, saya dan pak Laoli yang akan menyeret pak Edy membangun Puau Nias. Nias harus jadi daerah pariwisata nomor 2 di Sumut," sebutnya.