Lubukpakam (harianSIB.com)Ribuan umat Kristiani dari 22 kecamatan di
Kabupaten Deliserdang menghadiri perayaan
Natal Oikumene 2024 yang berlangsung di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubukpakam, Sabtu (21/12/2024).
Acara ini dirangkai dengan Lomba Paduan Suara Gerejawi (LPSG) ke-44, yang tetap berlangsung penuh sukacita meski para jemaat telah mengikuti perlombaan sejak pagi.
Perayaan Natal ini mengusung tema "Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem" (Lukas 2:15) dan subtema "Mengajak umat Kristiani untuk berani melangkah dalam iman dan percaya pada janji Allah dalam kehidupan sehari-hari demi masyarakat Deliserdang yang maju, sejahtera, religius dan rukun dalam kebhinekaan".
Ribuan umat Kristiani Deliserdang mengikuti perayaan Natal Oikumene dan LPSG ke-44, di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Sabtu (21/12/2024). (Foto: SNN/Lisbon Situmorang)Dalam perlombaan LPSG ke-44, Kecamatan Tanjungmorawa berhasil meraih juara umum untuk wilayah A, sedangkan Kecamatan Pantailabu menjadi juara umum untuk wilayah B.Pada kesempatan ini, panitia juga memberikan bantuan berupa 10 unit kursi roda, tongkat untuk warga yang membutuhkan, paket pangan, serta penyerahan akta kelahiran dan akta perkawinan.
Pendeta Elim Simamora, Sekretaris Umum MP GPDI dan Ketua STTH Medan, dalam renungannya mengajak jemaat untuk merefleksikan makna Natal.
"Tema Natal ini mengingatkan kita untuk pergi ke Betlehem, memandang kepada Yesus yang lahir dalam kesederhanaan. Jangan terjebak pada hal-hal duniawi, tetapi jadikan Natal sebagai momen refleksi bahwa kita memiliki Tuhan Yesus yang sudah banyak berkorban bagi kita," ujarnya.
Pj Bupati Deliserdang, Wirya Alrahman, menegaskan, perayaan Natal ini merupakan wujud nyata semangat kebersamaan dan toleransi yang terus terjaga di Deliserdang.
Ia menambahkan, pemerintah kabupaten berkomitmen menciptakan suasana kondusif bagi seluruh umat beragama dengan mendukung kebijakan yang memperkuat kerukunan dalam kebhinekaan.
Ketua Umum Panitia Natal dan LPSG, David Efrata Tarigan, menjelaskan, LPSG tahun ini memperlombakan berbagai kategori paduan suara, termasuk anak-anak, remaja, dewasa dan vokal solo untuk pelajar SD hingga SMA. Peserta berasal dari 22 kecamatan yang dibagi dalam dua wilayah, yakni wilayah A dan B.