Belawan (harianSIB.com)Untuk menjaga ketertiban umum ketika terjadi
lonjakan penumpang kapal laut serta meningkatnya jumlah kendaraan bermotor keluar masuk
Pelabuhan Gunung Sitoli saat berlangsungnya
mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru 2024/2025),
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 Gunung Sitoli, menertibkan
pedagang asongan yang berjualan di area pelabuhan.
Manejer Bisnis dan Teknik Pelindo Regional 1 Gunungsitoli, Sunar Dedy, dalam siaran persnya, yang diterima wartawan dari pihak Humas Pelindo Regional 1 Medan, Senin (30/12/2024), menyebutkan, penertiban dan pendataan pedagang asongan yang berjualan di dalam area pelabuhan dilakukan setelah pihaknya melakukan pendekatan secara humanis serta menyosialisasikan kemungkinan risiko yang terjadi ketika kendaraan masuk dan keluar melintas dari dan ke dermaga serta area parkir terminal penumpang.
Disebutkan, pihak Pelindo sebagai penyedia fasilitas kepelabuhanan tidak memiliki kewenangan untuk memberikan kebebasan dan izin bagi pedagang asongan, namun pendataan yang dilakukan terhadap pedagang asongan serta membuat kartu tanda pengenal bertujuan untuk memastikan setiap pedagang asongan tidak semena-mena mencari tempat menjajakan dagangannya saat berada dalam areal Pelabuhan, sehingga tidak menganggu arus mudik dan keluar masuk kendaraan bermotor.
Selain menertibkan pedagang asongan, Pelindo Regional 1 Gunung Sitoli juga telah menbenahi sarana dan prasarana jalan serta saluran air, sehingga arus mudik Nataru 2024/2025, dipastikan kelancaran arus penumpang dan kendaaan bermotor berjalan lancar.(*)