Lubukpakam (harianSIB.com)Kepala Dinas Pertanian Deliserdang melalui
Kabid Tanaman Pangan,
Abdul Latif mengaku para petani saat ini menanyakan realisasi
harga gabah kering Rp6.500/Kg. Sebab, petani sudah mengetahui imbauan
Presiden Prabowo Subianto, agar penggilingan dan
Bulog membeli gabah seharga Rp6.500/Kg.
"Kebetulan tadi ada panen padi di Desa Pasar Miring, Kecamatan Pagarmerbau, saya monitoring. Harga gabah kering panen sekarang rata-rata Rp6.000 per Kg dan tertinggi Rp6.200 per Kg. Memang petani tadi nanya-nanya kapan harga beli gabah Rp6.500/Kg sesuai imbauan bapak Presiden," jelas Abdul Latif saat diwawancarai SIB News Network (SNN), di Lubukpakam, Selasa (14/1/2024).
Menjawab pertanyaan itu, ia menjelaskan, untuk mencapai harga Rp6.500 per Kg, harus campur tangan dari Bulog. Sebab, yang membeli gabah kering saat ini adalah pihak swasta, yaitu kilang padi.
"Saya menjelaskan tadi yang bisa mendongkrak harga beli gabah Rp6.500 per Kg yaitu Bulog. Kalau dari swasta karena perhitungan untung (mau cari laba), maka yang bisa dibeli harga Rp6.000 per Kg saat ini," terang Latif.
Terkait harga gabah tersebut, lanjutnya, Pemkab Deliserdang hanya melakukan monitoring dan menampung aspirasi para petani. Hasil monitoring tersebut kemudian dilaporkan ke pemerintahan atas dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).(*)