RSJ Muhammad Ildrem Sumut Luncurkan Program Pemberdayaan bagi Pasien Pulih

Leo Bastari Bukit - Senin, 03 Februari 2025 20:14 WIB
Foto Dok/RSJ M Ildrem Sumut
KOMIT: RSJ Prof Dr Muhammad Ildrem Sumut menunjukkan komitmennya dalam mendukung pasien gangguan kejiwaan yang telah pulih agar tetap memiliki aktivitas positif, Senin (3/2/2025).
Medan (harianSIB.com)Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr Muhammad Ildrem Sumut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pasien gangguan kejiwaan yang telah pulih agar tetap memiliki aktivitas positif.

Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah meluncurkan program pemberdayaan bagi pasien yang telah pulih dengan memberikan kesempatan mereka untuk berjualan di lingkungan rumah sakit.

Program ini disampaikan Direktur RSJ Prof Dr Muhammad Ildrem drg Ismail Lubis MM yang menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk membantu para penyintas gangguan jiwa agar tetap produktif dan memiliki kemandirian setelah pulih.

Ismail Lubis menyampaikan bahwa program ini menjadi solusi bagi pasien yang belum dijemput oleh keluarganya setelah pulih.

"Hari ini saya melaunching kegiatan keluarga disabilitas kita, penyandang disabilitas mental yang sudah fokus kembali ataupun sudah kembali pulih. Karena keluarga tidak lagi menjemput, kami pun ingin memberikan semacam kegiatan yang bisa mendorong mereka untuk tetap menjaga kesehatan dan aktivitasnya," ujar Ismail Lubis, Senin (3/2/2025).

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari terapi sosial agar pasien dapat kembali bersosialisasi dengan masyarakat.

Salah satu pasien yang mengikuti program ini merasa bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh pihak rumah sakit.

"Saya sudah setahun lebih di sini, dengan saya diberikan kegiatan seperti ini, semoga nantinya saya bisa kembali fokus dan sehat, dan juga bisa kembali ke keluarga. Saya juga berterima kasih kepada pak direktur karena sudah sangat mendukung kami agar bisa pulih dan bertemu keluarga," ujarnya.

Tak hanya pasien, para pengunjung rumah sakit juga memberikan respons positif terhadap program ini. Salah seorang pengunjung, Rido, menilai program tersebut sebagai langkah baik untuk membantu pasien yang telah pulih agar dapat kembali berinteraksi dengan masyarakat.

"Ya, saya rasa ini hal yang baik. Karena menurut saya, ini sangat membantu mereka yang sudah fokus kembali untuk semakin bisa beradaptasi dan bersosialisasi," katanya.

Setelah peresmian program ini, Ismail Lubis berharap agar inisiatif ini menjadi langkah awal dalam mendukung kemandirian pasien setelah pulih. "Semoga mereka (keluarga disabilitas mental) juga bisa kembali bangkit dan berusaha untuk bisa bersama dengan kita di sini," tutupnya.

Program ini menjadi yang pertama diterapkan di RSJ Prof Dr Muhammad Ildrem Sumut dan diharapkan dapat berkembang lebih luas ke berbagai rumah sakit jiwa lainnya, sebagai bentuk dukungan nyata bagi para penyintas gangguan jiwa dalam menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan bermakna. (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi

Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Pembagian Aset Diusulkan dalam RUPS-LB PT Sari Mutiara

Medan Sekitarnya

Lapas Kelas I Medan Panen Kangkung

Medan Sekitarnya

Hari Kanker Anak Sedunia: Smilingkids Foundation Aksi Nyata di Rumah Sakit Murni Teguh

Medan Sekitarnya

Sumut Miliki 283 Ribu Hektare Lahan Tidur, Pemilik Diimbau Jadikan Produktif

Medan Sekitarnya

80 Siswa SMK Arina Sidikalang Dirawat di RS Diduga Akibat Keracunan MBG

Medan Sekitarnya

Bom Bunuh Diri Guncang Masjid di Islamabad, 20 Tewas