Medan (
harianSIB.com)Peran perempuan cukup mempengaruhi kemajuan bangsa. Perempuan dalam peran menjaga alam sangat penting, karena kegiatannya yang tidak terlepas dari banyak plastik, dari belanja sampai kebutuhan sehari-hari. Termasuk kehadiran perempuan dalam pelestarian lingkungan hidup.
"Saya mengapresiasi pelaksanaan Seminar dan Workshop Perempuan dan Alam GMI Wilayah I. Melalui kegiatan ini diharapkan perempuan Methodist Indonesia bisa menjadi sahabat dan bersahabat dengan alam," ungkap Pimpinan GMI Wilayah I Bishop Kristi Wilson Sinurat S.Th M.Pd kepada wartawan, Kamis (13/3/2025).
Bishop Kristi Wilson menjelaskan dengan terciptanya hubungan yang baik antara perempuan dan alam akan terbangun hubungan harmonis. "Hubungan itu menghasilkan keseimbangan bersama-sama sebagai ciptaan Tuhan dan kelangsungan hidup yang lebih baik," terangnya.
Seminar dan Workshop yang digelar selama tiga hari mulai sejak tanggal 10-13 Maret 2025 di Wisma GMI Bangun Dolok Parapat diikuti kaum perempuan GMI Wilayah I.
Peserta seminar dan workshop berfoto bersama usai membersihkan terminal Parapat, Rabu (12/3/2025) (foto dok/David Siahaan)Dengan mengambil tema "
Perempuan dan Alam" serta sub tema "Upaya pengembangan inivasi ramah dan lingkungan oleh perempuan" diisi ceramah dan lomba gebyar eskplor budaya dan alam.
Selain mengikuti seminar, para peserta juga diajak untuk mengaplikasikan peran perempuan dalam menjaga alam. Peserta seminar diajak membersihkan terminal Parapat dan lokasi seminar. Panitia juga memberikan sumbangan berupa alat-alat kebersihan kepada pemerintah Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.
Bishop Kristi Wilson dalam amanahnya saat menutup seminar berharap para peserta menindaklanjuti hasil kegiatan ini dalam kehidupan sehari-hari. "Biarlah perempuan Methodist menjadi berkat bagi alam dan sekitarnya," ujarnya.
Ketua panitia Pdt Apriani Magdalena Sibarani S.Th mengucapkan terima kasih kepada peserta yang mengikuti seluruh kegiatan. "Biarlah melalui seminar ini perempuan Methodist Indonesia menjaga lingkungan dan mengasihi alam," terangnya. (*)