Medan
(harianSIB.com)Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (
KNPI) M Riano Panjaitan membuka Musyawarah Daerah (Musda) XV
KNPI Sumut yang digelar di Hotel Grand Mercure,
Medan, Senin (21/4/2025), dan
Aldi Syahputra Siregar terpilih secara aklamasi menjadi Ketua
KNPI Sumut periode 2025-2028.
Hadir dalam acara tersebut, Sekjen KNPI Almazo Bonara, Ketua DPD KNPI Sumut El Adrian Shah SE MIP, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut M Mahfullah Pratama Daulay, Bupati Labuhanbatu Selatan yang juga Ketua DPD KNPI Labuhanbatu Selatan Fery Syahputra Simatupang.
Selain itu, juga terlihat hadir anggota DPRD
Sumut Lambok Andreas Simamora dan Muhammad Ziad Ananta, pengurus
KNPI Sumut Syaiful Amri Sambas SSos MIP, Mahmudin Hamzah Sinaga MIP, Ketua Panitia Khairudin Aritonang serta 65 Organisasi Kepemudaan (OKP) nasional dan keagamaan maupun 25 DPD
KNPI kabupaten/kota se-Sumut.
Riano Panjaitan dalam sambutannya menegaskan pentingnya Musda sebagai momentum untuk melahirkan sosok pemimpin muda yang tangguh dan memiliki jiwa kepemimpinan tinggi, karena tantangan ke depan sangat berat, untuk membawa KNPI dan pemuda Sumut ke arah yang lebih maju.
Dalam kesempatan itu, Riano juga mengingatkan pemuda agar tidak terjebak dalam konflik internal yang menghambat kemajuan. Melainkan, mengajak seluruh elemen kepemudaan untuk bersatu dan fokus menghadapi perkembangan zaman yang sangat cepat.
Sementara itu, Ketua
KNPI Sumut demisioner
El Adrian Shah dalam sambutannya pada acara pembukaan, menyampaikan refleksi dan harapannya agar kepemimpinan
KNPI Sumut tiga tahun mendatang mampu melanjutkan cita-cita yang belum tuntas.
El juga menegaskan, selama menjabat, tidak ada satu rupiah pun dana dari pemerintah yang diterima untuk operasional organisasi. Artinya, KNPI berdiri sendiri dengan berbagai bentuk perjuangan dan pengorbanan serta dalam membesarkan dan memajukan KNPI Sumut selama 5 tahun, tanpa berharap imbalan apapun.
"Dengan melihat pengalaman sebagai Ketua KNPI Kota Medan 2 periode dan Sumut 1 periode, diharapkan kedepan KNPI mendapat perhatian dan sinergi lebih dari pemerintah," tandas El sembari menambahkan, agar kepemimpinan kedepan terus mendorong demi terciptanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Kepemudaan di Sumut, agar pemuda di provinsi ini lebih baik dan diperhatikan.
El juga mengungkapkan dirinya enggan mencalonkan kembali sebagai Ketua DPD KNPI Sumut, karena batasan usia, sudah diatas 40 tahun, sebab ada aturan di KNPI, usia diatas 40 tahun tak boleh lagi mencalonkan diri apalagi menjadi Ketua KNPI.